Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Vol. 8 No. 2 (2026): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya

Kajian Motif Wastra Warna Alam Cakra Manggilingan: Representasi 11 Siklus Kehidupan Manusia

Rona Irbah Najiba (universitas negeri semarang)
Muh Fakhrihun Naam (Universitas Negeri Semarang)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2026

Abstract

Wastra tenun ikat merupakan salah satu bentuk ekspresi budaya masyarakat Indonesia yang sarat akan nilai simbolik, filosofis, dan kultural. Wastra Cakramanggilingan menjadi salah satu bentuk inovasi tenun ikat warna alam yang diciptakan oleh Omah Petrok sebagai bagian dari upaya pelestarian Wastra Nusantara dan reinterpretasi motif tradisional dalam medium tekstil kontemporer. Motif yang digunakan dalam rangkaian seri Wastra Cakramanggilingan lahir dari proses interpretasi dan transformasi berbagai elemen konstektual yang terdapat dalam kehidupan manusia sehingga mencerminkan makna simbolik yang mendalam terkait proses kehidupan filosofis dan kultural manusia.  Dalam falsafah Jawa, Cakramanggilingan merupakan ideologi atau simbol siklus kehidupan yang terus berputar: lahir, hidup, mati dan kembali. Dalam proses pewarnaannya, Omah Petrok menggunakan pewarna alam yang berasal dari sumber warna alam lokal Jepara. Untuk memahami makna yang terkandung pada setiap motif yang digunakan pada wastra Cakramanggilingan, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam untuk menggali makna motif Wastra Cakramanggilingan sebagai representasi 11 tahapan kehidupan manusia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

vhdkv

Publisher

Subject

Description

Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya fokus untuk menerbitkan artikel penciptaan maupun pengkajian untuk semua aspek, meliputi laporan penelitian terbaru dan ide-ide konseptual dengan menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dalam bidang Desain, Ilustrasi, Fotografi, Seni, Budaya ...