Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman fenomenologis mahasiswa kelas karyawan Universitas Pamulang dalam memahami frekuensi jogging sebagai bentuk strategi coping guna meningkatkan kesejahteraan psikologis. Mahasiswa kelas karyawan umumnya menghadapi beban ganda, yaitu tuntutan akademik dan tanggung jawab pekerjaan, yang dapat memicu stres serta tekanan psikologis dalam kehidupan sehari-hari. Dalam situasi tersebut, jogging tidak hanya dipandang sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga sebagai cara untuk mengatasi stres dan menjaga stabilitas emosi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi yang berfokus pada penggalian pengalaman subjektif partisipan melalui wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas jogging yang dilakukan secara rutin mampu membantu mahasiswa dalam mengurangi tingkat stres, meningkatkan ketenangan batin, serta memperbaiki kondisi emosional mereka. Selain itu, jogging juga dimaknai sebagai media refleksi diri sekaligus pelarian positif dari tekanan peran ganda sebagai mahasiswa dan pekerja. Dengan demikian, frekuensi jogging dapat dipahami sebagai strategi coping yang adaptif dan efektif dalam mendukung peningkatan kesejahteraan psikologis mahasiswa kelas karyawan Universitas Pamulang.
Copyrights © 2026