Pembentukan karakter Islami di sekolah dasar merupakan tantangan signifikan dalam konteks pendidikan formal, khususnya dalam memastikan internalisasi nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan kerja sama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas permainan edukatif "Petualangan Muslim" dalam meningkatkan karakter Islami siswa kelas empat. Penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol pra-uji dan pasca-uji kuasi-eksperimental yang melibatkan 60 siswa dari dua kelas paralel di satu sekolah dasar. Kelompok eksperimen berpartisipasi dalam permainan edukatif "Petualangan Muslim" selama delapan minggu, sedangkan kelompok kontrol berpartisipasi dalam pendidikan karakter standar. Observasi guru, kuesioner laporan diri, dan dokumentasi kegiatan program digunakan untuk mengukur pembentukan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pembentukan karakter Islami kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Uji t sampel independen menunjukkan perbedaan yang signifikan (t(58) = -3,553; p = 0,001), dan uji Mann-Whitney U alternatif menghasilkan p = 0,002, yang mendukung konsistensi hasil. Temuan menunjukkan bahwa pengalaman belajar berbasis petualangan interaktif memfasilitasi internalisasi nilai-nilai moral dan praktik perilaku Islami dalam situasi kehidupan nyata di kalangan siswa. Kesimpulannya, permainan edukatif "Petualangan Muslim" efektif sebagai strategi pendidikan karakter Islami untuk siswa sekolah dasar. Temuan ini memiliki implikasi untuk pengembangan metode pendidikan karakter interaktif dan berorientasi pengalaman yang dapat meningkatkan perilaku moral sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Copyrights © 2026