Jurnal Ners
Vol. 10 No. 4 (2026)

Pengembangan dan Validasi Model Interaksi Kooperatif Berbasis Keperawatan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mental Mahasiswa Keperawatan di Kalimantan Barat

Sutrisno Sutrisno (Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat)
Almumtahanah Almumtahanah (Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat)
Uji Kawuryan (Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat)
Kharisma Pratama (Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat)
Fikri Syawal (Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat)
Nurul Paramitha (Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat)



Article Info

Publish Date
20 Sep 2026

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa keperawatan menghadapi tuntutan akademik dan klinik yang dapat memengaruhi kondisi psikologis dan kesejahteraan mental. Selain faktor individual, kualitas interaksi sosial dan dukungan sebaya dapat memengaruhi kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tekanan pendidikan. Penelitian sebelumnya oleh pengusul menunjukkan adanya hubungan antara interaksi disosiatif, tingkat stres, dan kesejahteraan mental mahasiswa keperawatan di Kalimantan Barat. Temuan tersebut menjadi dasar pengembangan pendekatan yang berorientasi pada pembentukan interaksi sosial yang lebih konstruktif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi Model Interaksi Kooperatif Berbasis Keperawatan untuk meningkatkan kesejahteraan mental mahasiswa keperawatan di Kalimantan Barat. Metode: Penelitian menggunakan desain Research and Development. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, focus group discussion (FGD), pengembangan model, validasi oleh lima ahli dalam dua putaran, dan uji coba terbatas menggunakan desain one-group pretest-posttest. Kesejahteraan mental diukur menggunakan WHO-5 Well-Being Index. Validitas isi model dianalisis menggunakan Content Validity Index, sedangkan perubahan skor kesejahteraan mental dianalisis menggunakan paired t-test atau Wilcoxon signed-rank test. Hasil: Analisis kebutuhan dan FGD menunjukkan kebutuhan mahasiswa terhadap komunikasi terbuka, dukungan emosional, kerja sama, dan lingkungan belajar yang saling menghargai. Model terdiri atas komponen caring, empati, komunikasi efektif, kerja sama, dan dukungan sosial. Setelah dua putaran validasi, nilai S-CVI meningkat dari 0,78 menjadi 0,98. Uji coba menunjukkan peningkatan rata-rata skor WHO-5 dari 56,80 menjadi 68,40. Kesimpulan: Model Interaksi Kooperatif Berbasis Keperawatan menunjukkan validitas isi yang baik dan berpotensi digunakan sebagai pendekatan promotif untuk mendukung kesejahteraan mental mahasiswa keperawatan. Pengujian dengan desain yang lebih kuat diperlukan untuk mengonfirmasi efektivitas model.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ners

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing

Description

Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer ...