Perawat generasi milenial mendominasi tenaga keperawatan di rumah sakit, namun memiliki karakteristik kerja yang berbeda, terutama dalam kebutuhan relasi interpersonal dan dukungan emosional dari atasan. Kepemimpinan berbasis empati menjadi pendekatan relevan untuk meningkatkan kepuasan kerja perawat milenial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara gaya kepemimpinan berbasis empati dengan kepuasan kerja perawat generasi milenial. Desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel 167 perawat pelaksana generasi milenial di RS Al Islam Bandung melalui total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner daring terdiri dari instrumen Kepemimpinan Berbasis Empati dan Job Satisfaction Survey/JSS. Analisis menggunakan uji chi-square. Mayoritas responden (68,3%) mempersepsikan kepemimpinan atasan pada kategori empati rendah, sementara kepuasan kerja terdistribusi antara rendah (50,9%) dan tinggi (49,1%). Uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,003 (p < 0,05), terdapat hubungan signifikan antara kepemimpinan berbasis empati dengan kepuasan kerja. Responden dengan persepsi empati tinggi memiliki proporsi kepuasan kerja tinggi lebih besar (66,0%) dibandingkan empati rendah (41,2%). Terdapat hubungan signifikan antara gaya kepemimpinan berbasis empati dengan kepuasan kerja perawat generasi milenial. Manajemen rumah sakit disarankan memperkuat kompetensi kepemimpinan berbasis empati pada kepala ruangan sebagai strategi meningkatkan kepuasan kerja perawat generasi milenial.
Copyrights © 2026