Kepuasan pasien rawat jalan dibentuk oleh pengalaman pelayanan yang berlangsung sejak pendaftaran, interaksi klinis, hingga penyampaian informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelayanan medis, pelayanan administratif, dan komunikasi terapeutik terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Amalia Bontang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif potong lintang dengan desain deskriptif-verifikatif. Sebanyak 98 pasien berusia ≥17 tahun dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Likert 37 item; seluruh item valid dan reliabel. Data ordinal ditransformasikan menggunakan Method of Successive Interval sebelum analisis regresi linear berganda. Hasil menunjukkan pelayanan medis (B=0,304; β=0,224; p=0,045), pelayanan administratif (B=0,472; β=0,419; p=0,001), dan komunikasi terapeutik (B=0,254; β=0,228; p=0,014) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien. Secara simultan, ketiga variabel signifikan (F=55,262; p<0,001) dengan R²=0,638. Pelayanan administratif merupakan prediktor relatif paling dominan. Perbaikan kepuasan pasien memerlukan integrasi efisiensi administrasi, mutu klinis, dan komunikasi yang empatik, terutama pada waktu tunggu, kejelasan informasi biaya, serta konsistensi kepedulian petugas.
Copyrights © 2026