Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
Vol. 5 No. 9 (2026)

Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Dalam Pencegahan Bayi Berat Badan Lahir Rendah Di Wilayah Kerja Puskesmas Wire

Putri Nabila Dhea Deswitasari1 (Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya)
Wahyuningsih Triana Nugraheni (Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya)
Wahyu Tri Ningsih (Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya)
Binti Yunariyah (Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya)



Article Info

Publish Date
13 Sep 2026

Abstract

Tingginya angka morbiditas dan mortalitas neonatal salah satunya dipicu oleh kejadian BBLR. Kasus BBLR di Kabupaten Tuban terpusat di Kecamatan Semanding sebagai wilayah dengan prevalensi tertinggi, di mana tercatat 74 kasus pada 2024 dan naik menjadi 77 kasus pada 2025. Untuk mengantisipasi masalah ini, pemahaman ibu hamil terkait potensi risiko, konsekuensi medis, dan tindakan pencegahan BBLR perlu ditingkatkan secara optimal. Pengetahuan yang baik diharapkan mampu mendorong ibu hamil menerapkan perilaku sehat selama kehamilan. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana pemahaman ibu hamil terkait upaya pencegahan kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Wire. Studi ini menerapkan pendekatan deskriptif dengan meneliti populasi yang mencakup seluruh ibu hamil trimester I dan II di wilayah kerja Puskesmas Wire, yaitu sebanyak 49 orang. Melalui teknik purposive sampling, sebanyak 49 responden ditetapkan sebagai sampel. Data dihimpun dengan instrumen kuesioner, lalu diolah menggunakan analisis deskriptif untuk menyajikan distribusi frekuensi serta persentase. Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar responden memahami tindakan pencegahan BBLR dengan sangat baik. Kelompok yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi ini didominasi oleh individu berusia 20-35 tahun (70,5%), lulusan jenjang SMA (72,0%), serta status aktif bekerja (94,4%). Sebaliknya, responden yang memiliki pengetahuan minim relatif kecil, dimana kelompok ini ditemui pada usia 20-35 tahun (6,8%), berlatar belakang pendidikan SD dan SMP (11,8%), serta tidak memiliki pekerjaan (9,7%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar ibu hamil telah memiliki edukasi yang memadai terkait pencegahan BBLR. Pengetahuan yang baik diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan BBLR melalui pemenuhan gizi yang adekuat, konsumsi tablet Fe secara teratur, serta pemeriksaan kehamilan secara rutin dan berkesinambungan

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JIK-MC

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing ...