Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi Artificial Intelligence (AI) dengan Kurikulum Cinta dalam perencanaan pendidikan Islam berbasis human centered di era digital. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis tren teknologi pendidikan serta mensintesiskannya dengan prinsip pedagogi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas dan personalisasi pembelajaran, namun berisiko menimbulkan dehumanisasi jika tidak diimbangi dengan nilai-nilai spiritual. Kurikulum Cinta hadir sebagai solusi dengan menempatkan kasih sayang, empati, dan nilai ketauhidan sebagai inti proses pendidikan. Integrasi AI dan Kurikulum Cinta menghasilkan model pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan kognitif, tetapi juga penguatan aspek afektif dan spiritual peserta didik. Implementasi model ini menuntut kesiapan infrastruktur, kompetensi guru, serta penguatan etika penggunaan teknologi berbasis nilai Islam. Dengan demikian, pendidikan Islam di era digital diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul secara teknologi sekaligus berakhlak mulia.
Copyrights © 2026