At-Taksis Jurnal Pendidikan Dasar
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar adalah jurnal nasional yang menerbitkan artikel konseptual atau penelitian berkaitan dengan pendidikan dasar di madrasah/sekolah, pesantren dan perguruan tinggi. Jurnal ini sebagai media perantara para akademisi, praktisi dan peneliti untuk menyebarkan hasil karya tulis ilmiahnya yang akan diterbitkan pada bulan maret dan september sehingga dapat digunakan sebagai referensi, bahan ajar dan karya ilmiah serta desiminasi ilmu pengetahuan kepada masyarakat terutama bidang pendidikan. Adapun ruang lingkupnya adalah sebagai berikut: 1. Psikologi Pendidikan Dasar 2. Strategi Pembelajaran 3. Analisis Kebijakan Pendidikan 4. Bimbingan dan Konseling Pendidikan 5. Metode Pembelajaran 6. Media Pembelajaran 7. Pembelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Asing, IPA, IPS, Matematika & PJOK 8. Kurikulum Pendidikan Dasar 9. Teknologi Informasi & Komunikasi untuk Pembelajaran 10. Evaluasi Pendidikan Dasar
Articles
24 Documents
PENERAPAN MODEL RECIPROCAL TEACHING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SD
Sari, Mayang;
Ramadhani, Helya;
Belawati Pandiangan, Anjani Putri
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55799/attaksis.v1i01.264
Peran guru dalam pembelajaran harus membangkitkan minat dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain dapat meningkatkan kecerdasan dan membaca siswa, hal tersebut dapat dicapai melalui strategi pembelajaran yang menyenangkan sesuai dengan harapan siswa. Dalam menyampaikan pelajaran kepada siswa. Keberhasilan dalam belajar tidak terlepas dari kemauan siswa dan kemauan guru, Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode studi literatur. Metode tersebut dilakukan dengan cara menelusuri teori-teori yang sesuai dari hal yang ingin diteliti. Lebih lanjut, pada metode tersebut bahan pustaka seperti buku atau artikel seperti jurnal dan laporan penelitian digunakan sebagai sumber data oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pada metode ini, peneliti tidak melakukan studi ke lapangan dikarenakan hanya berfokus pada pengambilan dan analisis data dari literatur Dalam proses pembelajaran tentunya penting untuk mengaplikasikan cara penyampaian materi yang mampu diterima siswa dengan baik, salah satunya dengan strategi Reciprocal Teaching. Reciprocal teaching merupakan strategi pembelajaran yang memusatkan perhatian kepada proses berpikir siswa, proses pembelajaran dengan pendakatan reciprocal teaching, meliputi mengklarifikasi, memprediksi, membuat pertanyaan, dan merangkum. Strategi ini akan menstimulus pola pikir siswa yang awalnya hanya menyimak, mendengarkan bergeser menjadi pemeran utama yakni siswa diajak berkolaborasi dengan pembelajaran yang sedang berproses. Semakin diterapkan proses pembelajaran yang kritis bagi siswa, akan berpengaruh terhadap tingkat kreatifitas siswa.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TYPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARARAN IPA
Aziza, Waliyyan;
Setiawati, Putri;
Belawati Pandiangan, Anjani Putri
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55799/attaksis.v1i01.265
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas siswa kelas IV di SDN 002 Sangatta Selatan. Metode penelitian ini menggunakan studi pustaka (library research). Pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA. Pembelajaran kooperatif sendiri memiliki dampak positif terhadap aktivitas siswa di kelas. Pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dapat menjadikan siswa merasa dirinya mendapat perhatian dan kesempatan didalam menyampaikan ide, pendapat, dan pertanyaan. Siswa sebagai objek dalam pembelajaran didalam kelas hanya duduk, mendengarkan penjelasan guru, dan mengobrol dengan temannya sehingga menjadikannya siswa kurang antusias dan kurang bersemangat didalam berlangsungnya proses pembelajaran. Peningkatan dari penggunaan model pembelajaran kooperatif learning tipe group investigation (GI) membuktikan bahwa adanya peningkatan aktivitas belajar pada mata pelajaran IPA materi struktur panca indra dengan fungsinya pada siswa kelas IV SDN 002 Sangatta Selatan. Tujuan dari materi alat panca indra diharapkan peserta didik dapat mendeskripsikan hubungan antara struktur panca indra dengan fungsinya dan dapat menerapkan cara memelihara kesehatan panca indra.
PENGGUNAAN METODE SCRAPE BOOK TERHADAP KREATIFITAS SISWA KELAS V DALAM PEMAHAMAN MATERI SILA PANCASILA
Supita, Ita;
Afriani, Nur
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55799/attaksis.v1i01.267
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran scrapbook terhadap motivasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Pkn. Penelitian ini menggunakan studi lapangan, yaitu metode pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data yang diperlukan dalam analisis data penelitian ini adalah observasi. Media scrapbook yang digunakan dalam penelitian ini berupa media hasil pengembangan media visual dalam bentuk buku yang menarik dan materi di dalamnya mudah diingat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, bahwa media scrapbook sangat membantu dalam memahami nilai–nilai yang terkanding dalam sila pancasila dan nilai luhur pancasila terutama dalam menghafalkan simbol beserta arti dan makna dari sila pancasila maka guru sangat terbantu untuk memahamkan materi yang akan disampaikan dengan adanya media scapbook pula siswa dapat meningkatkan kreatifitas pemahaman dalam mempelajari sila pancasila.
MEDIA INTERAKTIF BERBASIS TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA
Alfian M., Irfa'i
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55799/attaksis.v2i1.278
Pembelajaran tatap muka merupakan proses pembelajaran konvensional yang telah lama digunakan oleh guru dalam mengajar. Tingkat pemahaman siswa terhadap materi ditentukan oleh media yang digunakan dalam proses pembelajaran. Variasi media dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic literature review atau mengumpulkan dan membandingkan penelitian terdahulu dengan tema bahasan sejenis. Adapun penelitian yang dipilih sebanyak 15 artikel jurnal dan adapun hasil perbandingan mendapat simpula jika media interaktif berbasis teknolgi menjadi media yang efektif dan efisien dalam pembelajaran.
STUDI EKSPLORATIF PERKEMBANGAN MORAL SISWA SEKOLAH DASAR PERSPEKTIF LAWRENCE KOHLBERG (MI SHOLBIYAH BOJONEGORO)
Salamah, Ummidlatus;
Ngainin, Nurul;
Hatul Lisaniyah, Fashi
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55799/attaksis.v1i01.291
Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas tentang perkembangan moral siswa sekolah dasar perspektif Teori Lawrence Kohlberg. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang data dan informasinya diperoleh dari kegiatan lapangan kerja penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada siswa sekolah dasar perkembangan moral masih pada tahap paling bawah yaitu prakonvensional, Teori Lawrence Kohlberg menyatakan ada tiga tingkat perkembangan moral dan pada setiap tingkatnya mempunyai dua tahap. Lingkungan sangat mempengaruhi perkembangan moral anak karena mereka menemukan standart moral itu dari keluarga dan sekitarnya. Orang tua menjadi salah satu yang paling penting dan berpengaruh dalam tahap perkembangan moral saat anak kecil.
PENGUATAN KARAKTER MELALUI ETIKA BERBAHASA PADA PESERTA DIDIK MI/SD
Satriah, Satriah
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55799/attaksis.v1i1.303
Peningkatan pemahaman bahasa Indonesia mutlak harus terus diupayakan, sebagai langkah strategis penguatan nilai-nilai karakter peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara teoritis dan empiris tentang penguatan karakter melalui etika berbahasa. Metodologi dalam penelitian ini adalah kajian kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan nilai-nilai karakter melalui etika berbahasa dapat dilakukan dengan memberikan pemahaman terhadap penggunaan bahasa yang baik dan benar, pemilihan buku bacaan untuk anak, memberikan batasan dan kontrol terhadap penggunaan internet serta kontrol orang tua terhadap lingkumgan pergaulan anak.
PSIKOLOGI PERKEMBANGAN MOTORIK DAN KOGNITIF ANAK KELAS II SEKOLAH DASAR DAN IMPLIKASINYA DALAM MEMAHAMI PEMBELAJARAN
Nur Ramandhani, Nova;
Adityas Firmansyah;
Febrian Karunadiah Putri
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55799/attaksis.v1i2.339
Sebagai seorang pendidik, menyampaikan materi pembelajaran di kelas haruslah sangat diperhatikan. Penguasaan materi dan pemilihan metode pembelajaran menjadi hal yang sangat penting untuk menunjang keberhasilan proses belajar mengajar di kelas. Kesulitan-kesulitan dalam proses belajar mengajar akan sangat terasa, terutama ketika menghadapi anak anak yang mulai bosan di dalam kelas. menghadapi situasi ini, sebagai seorang guru dituntut untuk memiliki kesabaran dan ketelatenan penuh. tak hanya itu, kreatifitas seorang pendidik juga akan diasah ketika menghadapi anak anak usia sekolah dasar dan sedang mengalami perkembangan. Salah satu aspek penting dari perkembangan adalah aspek kognitif dan motorik. Perkembangan kognitif merupakan suatu perkembangan yang sangat komprehensif yaitu berkaitan dengan kemampuan berfikir, seperti kemampuan mengingat, berimajinasi dan kreatifitas. Sedangkan perkembangan motorik berhubungan dengan pengendalian gerak tubuh. Keterampilan motorik berkembang sejalan dengan kematangan syaraf dan otot. Pentingnya pemahaman terhadap jenjang kemampuan kognitif dan motorik anak tersebut menjadi pedoman dalam memilih materi, model dan metode pembelajaran. Tujuannya, agar terwujudnya pembelajaran yang efektif dan anak dapat memahami materi secara maksimal, sesuai dengan kemampuan kognitif dan motoric yang dimiliki.
STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MENGHAFAL BACAAN SHALAT FARDHU SISWA KELAS II MI MIFTAHUL HUDA TUNAH
Ainiyah, Ziana Dhurrotul;
Jannah, Siti Yulian Nurul;
Mubaidilla, Irfai Alfian
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55799/attaksis.v1i2.376
Kesulitan yang dialami guru kelas 2 MI Miftahul Huda Tunah dalam pelaksanaan proses pembelajaran shalat fardhu adalah ketika mengajarkan siswa untuk menghafalkan bacaan shalat, karena banyak siswa yang baru belajar jilid 2 atau 3. Selain itu, menurut siswa kelas 2 MI Miftahul Huda Tunah panjangnya bacaan shalat dan setiap gerakan memiliki bacaan yang berbeda, membuat mereka bingung dan kesulitan untuk membedakan bacaan di setiap gerakannya. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengungkap apa saja upaya guru dalam menanggulangi krisis kesulitan tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi kesulitan siswa menghafalkan bacaan shalat pada mata pelajaran fiqih materi shalat fardhu di kelas 2 MI Miftahul Huda Tunah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Dalam mengumpulkan dan memperoleh data, peneliti menggunakan teknik wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengatasi kesulitan siswa menghafalkan bacaan shalat pada mata pelajaran fiqih materi shalat fardhu di kelas 2 MI Miftahul Huda Tunah adalah dengan menggunakan metode demonstrasi dan drill, menggunakan media gambar dan video, melakukan penilaian praktik, dan menjalin kerjasama dengan orang tua siswa.
MENUMBUHKAN MINAT MEMBACA SISWA MI/SD MELALUI CERITA BERGAMBAR
Satriah, Satriah
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55799/attaksis.v1i2.394
Minat membaca anak harus terus dikawal dan di kembangkan khususnya pada muatan Bahasa Indonesia SD/MI. Jika hal tersebut diabaikan, maka akan berdampak pada menurunnya kualitas peserta didik, karena membaca merupakan kunci pembuka pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan menumbuhkan minat baca pada anak MI/SD melalui cerita bergambar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui data impiris dengan cerita bergambar. Untuk memberikan stimulus pada anak untuk lebih gemar membaca sehingga target yang dicanangkan oleh negara yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahu 2003 tercapai, diperlukan upaya kreatif dari masyarakat pendidikan. Dari hasil analisis beberapa penelitian menunjukkan bahwa, media cerita bergambar menjadi salah satu pilihan yang berdampak cukup baik dalam menumbuhkan minat baca pada anak sekolah dasar atau sekolah madrasah Ibtidaiyah, dapat menarik perhatian siswa, memotivasi siswa agar lebih aktif dalam membaca, serta menjadikan pembelajaran lebih bervariasi. Buku cerita yang dilengkapi oleh gambar maupun teks wacana, secara langsung akan mengarahkan pembacanya mendapat dua pemahaman, yakni yang diperoleh melalui visual – gambar-gambar dan verbal-teks wacana. Gambar dalam cerita menjadi perekat yang dapat memperkuat ingatan dan pemahaman mereka terhadap isi dari cerita yang dibaca.
PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PEWARISAN NILAI-NILAI DAN BUDAYA
Jumrianah, Jumrianah
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55799/attaksis.v1i2.412
Pendidikan Islam pada dasarnya merupakan upaya pembinaan dan pengembangan potensi manusia agar tujuan kehadirannya di dunia ini sebagai hamba Allah dan sekaligus khalifah Allah tercapai sebaik mungkin. Potensi yang dimaksud meliputi potensi jasmaniah dan rohaniah seperti akal, perasaan dan kehendak dan aspek rohaniah lainnya. Dalam wujudnya pendidikan Islam dapat menjadi upaya umat secara bersama, atau upaya lembaga kemasyarakatan yang memberikan jasa pendidikan bahkan dapat pula menjadi usaha manusia itu sendiri untuk mendidik dirinya sendiri. Tujuan pendidikan, baik pendidikan umum ataupun pendidikan agama selalu mengidealkan terciptanya sikap anak didik menjadi dewasa, yakni dewasa intelektualnya, dewasa emosionalnya, lebih-lebih dewasa spritualnya Sejak awal tumbuhnya kesadaran tentang adanya pendidikan dalam masyarakat telah diletakkan suatu prinsip dasar bahwa pendidikan dimaksudkan untuk menanamkan budaya dengan jalan mengajarkan anak-anak untuk mengetahui serta mengamalkan nilai-nilai, norma-norma, atau tata cara baik yang berlaku dalam masyarakat. Dari sini dipahami bahwa roh dari pendidikan itu adalah penanaman dan pewarisan nilai budaya. Kepribadian seseorang terbentuk karena adanya nilai-nilai budaya di mana seseorang dilahirkan, dibesarkan, dan dididik. Tanpa nilai budaya tidak mungkin lahir suatu kepribadian.