Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mendorong peninjauan pemahaman mengenai agency dan posisi manusia sebagai subjek pembelajaran. Kajian bertujuan memetakan dan mensintesis literatur co-agency learning dalam pendidikan berbasis AI, dengan fokus pada relasi manusia–AI, distribusi agency, mekanisme pembentukan pengetahuan, dan implikasi pedagogis. Kajian menggunakan narrative literature review dengan sintesis konseptual. Literatur diidentifikasi melalui Scopus, Google Scholar, dan dipilih secara purposif berdasarkan relevansi dengan AI, kognisi terdistribusi, agensi epistemik, posthumanisme, dan pendidikan. Analisis deskriptif-interpretatif mengidentifikasi empat mekanisme, yaitu co-analysis, co-reasoning, co-decision, dan co-reflection, yang berkaitan dengan epistemic collaboration, distributed agency, dialogic cognition, dan sociotechnical embeddedness. Kerangka menghubungkan kontribusi manusia, AI, dan lingkungan sosioteknis dengan pembentukan hybrid knowledge, epistemic orchestration skills, dan advanced AI literacy. Implikasinya, desain pembelajaran perlu mengatur interaksi, evaluasi, refleksi, dan tanggung jawab manusia–AI. Peserta didik berperan sebagai pengarah, evaluator, dan pengambil keputusan, sedangkan AI berfungsi sebagai mitra epistemik. Kerangka konseptual dan memerlukan pengujian empiris dalam konteks pendidikan.
Copyrights © 2026