Kajian ini bertujuan menganalisis bentuk dan fungsi puitisasi akidah dalam Nadhoman Rukun Agama karya Maman Nurzaman Romli sebagai representasi pedagogi keislaman modernis di lingkungan Persatuan Islam (PERSIS). Penelitian menunjukkan bahwa puitisasi akidah dalam nadhoman dibangun melalui artikulasi tauhid, rasionalitas keagamaan, dan peneguhan identitas ideologis muslim modernis. Akidah dikonstruksi sebagai pengetahuan keagamaan yang dapat dipahami melalui bahasa puitis, ritme, repetisi, dan struktur verbal yang mudah diingat. Dimensi estetis tersebut membentuk mekanisme pedagogis yang menghubungkan pemahaman doktrinal dengan pengalaman emosional dan proses penghayatan nilai. Musikalitas dan repetisi berperan sebagai perangkat memorisasi sekaligus media internalisasi yang menjadikan konsep-konsep akidah hadir dalam pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kehidupan peserta didik. Temuan ini memperlihatkan bahwa Nadhoman Rukun Agama merepresentasikan model pendidikan akidah yang mempertautkan rasionalitas, estetika, dan pedagogi dalam satu konstruksi pembelajaran. Puitisasi akidah, dalam konteks ini, menjadi strategi pedagogis untuk mentransformasikan doktrin tauhid dari pengetahuan keagamaan menjadi pengalaman estetis, emosional, dan spiritual.
Copyrights © 2026