Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas laboratorium IPA dalam mendukung pembelajaran Biologi di SMA Negeri 2 Peusangan berdasarkan persepsi siswa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya. Metode deskriptif kuantitatif dengan desain ex post facto diterapkan dalam penelitian ini. Partisipan penelitian meliputi 72 siswa kelas XI, empat guru Biologi, dan satu laboran. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, wawancara, dokumentasi, dan lembar inventaris laboratorium, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berbentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas laboratorium termasuk dalam kategori baik dengan persentase keseluruhan sebesar 80,62%. Nilai tertinggi diperoleh pada indikator pemanfaatan laboratorium dalam kegiatan pembelajaran, sedangkan ketersediaan sarana dan prasarana memperoleh persentase terendah. Kegiatan praktikum yang dilaksanakan di laboratorium memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman konsep, keterampilan proses sains, dan motivasi belajar siswa. Namun, keterbatasan waktu praktikum, kurang memadainya peralatan, serta administrasi laboratorium yang belum optimal masih menjadi hambatan dalam mendukung pembelajaran Biologi secara efektif. Oleh karena itu, peningkatan pengelolaan laboratorium dan penyediaan fasilitas pendukung masih diperlukan guna menunjang kualitas kegiatan praktikum secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026