Ibu rumah tangga berpenghasilan rendah di perkotaan sering menghadapi kesulitan mengelola keuangan keluarga secara terencana, bukan semata karena keterbatasan pendapatan, tetapi karena minimnya literasi keuangan dasar. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Sidomulyo Timur, Kota Pekanbaru, dalam mengelola keuangan keluarga secara sederhana dan aplikatif. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui empat tahap: identifikasi masalah, pemetaan aset, edukasi dan pelatihan, serta pendampingan praktik langsung. Materi mengacu pada Modul Pengelolaan Keuangan P2K2 PKH Kementerian Sosial RI, mencakup pembedaan kebutuhan dan keinginan, penyusunan prioritas pengeluaran, kebiasaan menabung, dan pencatatan keuangan sederhana. Evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test skala 1–5 menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 2,12 menjadi 4,50, dengan kenaikan tertinggi pada kemampuan pencatatan pengeluaran (Δ 58%).
Copyrights © 2026