Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Sosial dalam Penanggulangan Gelandangan dan Pengemis di Kota Pekanbaru Ikhsan, Masrul; Kamaruddin, Kamaruddin; Nisaa, Fadhiilatun; Vio Vani, Resa; Rahmanul, Rahmanul
Iapa Proceedings Conference 2024: Resiliensi Indonesia dalam Pusaran Disrupsi Global
Publisher : Indonesian Association for Public Administration (IAPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30589/proceedings.2024.1050

Abstract

Gelandangan dan pengemis (gepeng) menjadi permasalahan sosial berdampak signifikan di kota-kota besar yang ada di Indonesia, termasuk di Kota Pekanbaru. Gepeng merupakan cerminan jumlah masyarakat miskin yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi pelaksanaan kebijakan sosial yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menanggulangi gepeng, serta melakukan identifikasi kendala dan merekomendasikan solusi untuk meningkatkan efektivitas kebijakan di masa yang akan datang. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Hasil temuan penelitian menunjukkan kebijakan penertiban, rehabilitasi sosial, dan pemberdayaan ekonomi telah diterapkan di kota Pakanbaru, namun efektivitasnya belum optimal. Ditemukan bahwa masih kurangnya koordinasi antarinstansi, keterbatasan anggaran, dan rendahnya partisipasi masyarakat menjadi kendala utama dalam implementasi kebijakan Sosial. Untuk itu, diperlukan peningkatan koordinasi antarinstansi, alokasi anggaran yang lebih memadai, serta peningkatan edukasi masyarakat untuk meningkatkan efektivitas kebijakan sosial dalam menanggulangi gepeng di Kota Pekanbaru.
Paradoxical Strategies for Winning Change in Government Bureaucracy Kamaruddin, Kamaruddin; Ikhsan, Masrul
Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmpp.v9i1.48460

Abstract

Bureaucratic reform in Indonesia has been a primary focus in efforts to enhance government efficiency and transparency. However, despite the implementation of various reform policies, data reveals that many government agencies still face challenges in implementing significant changes. This research aims to analyze the factors hindering the success of reforms, effective strategies to drive change, and the role of technology and political support in the process. The study focuses on the National Institute of Public Administration (LAN) as a case study due to its crucial role in Indonesia's bureaucratic reform. The findings indicate that paradoxical approaches, such as creating flexible roadmaps and promoting informal communication, can strengthen reform effectiveness. Additionally, consistent political support and ongoing training for employees are identified as key factors in fostering innovation and change within the bureaucracy. This study offers practical recommendations for decision-makers to improve the success of bureaucratic reform in Indonesia.
PENGARUH KEJELASAN SASARAN ANGGARAN, SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL, SDM DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA APARATUR DESA DI KEC. SINGINGI HILIR KAB. KUANTAN SINGINGI Sischa, Sonia; Kamaruddin, Kamaruddin
Jurnal EL-RIYASAH Vol 10, No 2 (2019): Pelayanan Publik
Publisher : Sultan Syarif Kasim State Islamic University, Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jel.v10i2.8436

Abstract

This study aims to examine: (1) the influence of budget clarity on the performance of village officials, (2) the influence of Internal Control on the performance of village officials, (3) the influence of Human Resources on the performance of village officials, (4) the influence of  Motivation on the performance of village officials. The study was conducted at a village located in the district of Singingi Hilir, Kuantan Singingi. The Result showed that (1) budget clarity has significant influence on the performance of village officials, (2) Internal Control has significant influence on the performance of village officials, (3) Human Resources has significant influence on the performance of village officials, (4) Motivation has significant influence on the performance of village officials.
KELALAIAN BIROKRASI DAN KETIDAKADILAN PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PEKANBARU Wahyudi, Rodi; Kamaruddin, Kamaruddin
Jurnal EL-RIYASAH Vol 8, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Sultan Syarif Kasim State Islamic University, Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jel.v8i2.4809

Abstract

Orang sering kecewa karena janji penyelesaian urusan mereka tidak dijaga. Pelayanan juga dipengaruhi oleh status sosial, semakin tinggi status sosial layanan semakin cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah masih ada birokrasi dan ketidakadilan dalam pelayanan publik? Jika masih membuktikan apa penyebabnya dan usaha apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi perilaku buruk tersebut. Penelitian ini menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Variabel Birokrasi Kelalaian terdiri dari 4 item dan variabel Ketidakadilan Birokrasi juga terdiri dari 4 item. Data diolah dengan menggunakan SPSS versi 20. Data dianalisis dengan menggunakan frekuensi dan uji deskriptif. Hasil analisis data kuantitatif diperdalam dengan data wawancara mendalam kepada informan kunci. Kuesioner penelitian telah diisi oleh 65 pegawai yang bekerja di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kelalaian birokrasi tertinggi tidak dapat memberikan kepastian kapan waktu penyelesaian dokumenkarena setiap perserikatan berhubungan dengan sub-bagian lainnya. Sedangkan variabel ketidakadilan birokrasi yang paling banyak adalah ketika pejabat keluarga / VIP datang untuk berhadapan, maka diberikan pelayanan khusus kepada mereka. Sifat alami juga akan menjadi bentuk jika tidak ada diskriminasi dalam pelayanan. Karyawan harus mengubah pola pikir bahwa melayani masyarakat juga merupakan sholeh amal sebagai badan amal keagamaan lainnya.