Sebagian siswa membuat konten Instagram secara spontan sehingga ide yang muncul belum disusun menjadi rencana komunikasi yang terarah. Kegiatan ini menerapkan sekaligus mendeskripsikan keterlaksanaan awal perencanaan konten bagi siswa kelas XII dengan memadukan persona komunikasi, storytelling, copywriting, prompt terstruktur, dan Generative AI. Lokakarya berlangsung selama tiga jam dalam satu pertemuan yang mencakup identifikasi kebutuhan, penjelasan konsep, demonstrasi, praktik individual, peninjauan keluaran, dan refleksi. Sasaran program ialah 249 siswa yang tercantum pada tujuh kelompok presensi. Setiap peserta berlatih memakai ChatGPT akses gratis melalui akun dan telepon pintar pribadi. Fasilitator mengamati keterlibatan sekitar 80% peserta yang hadir dalam pengujian prompt atau diskusi, sementara sekitar 35% diperkirakan menyelesaikan rancangan konten tujuh hari. Angka tersebut merupakan perkiraan observasional karena aktivitas individual tidak dicatat secara rinci. Peserta memperlihatkan hasil pada perangkat masing-masing dan memberikan tanggapan positif secara spontan; tanggapan ini tidak diukur menggunakan instrumen baku. Pelaksanaan satu sesi menunjukkan bahwa alur dapat dipraktikkan, walaupun jumlah artefak yang selesai masih terbatas. Generative AI membantu mempercepat pengembangan ide dan penyusunan draf. Autentisitas, pemeriksaan fakta, pertimbangan etis, dan keputusan editorial tetap menjadi tanggung jawab pengguna. Temuan hanya menggambarkan keterlaksanaan awal, bukan peningkatan kompetensi, perubahan perilaku, atau engagement jangka panjang.
Copyrights © 2026