Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pipeline Klasifikasi Kelayakan Bantuan Siswa berbasis Data Administrasi Sekolah dengan Interpretasi Fitur Saefurrohman Saefurrohman; Novita Mariana; Budi Hartono; Rina Candra Noor Santi; Veronica Lusiana
Dinamik Vol 31 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v31i2.10653

Abstract

This study develops a classification pipeline for assessing student aid eligibility using administrative school data with feature interpretation to support accountable preliminary review. The dataset consists of 1,242 anonymized student records from one senior high school in Ambarawa, Central Java. Prior to modeling, direct identity attributes and label-leakage-prone features, such as eligibility reasons and aid card numbers, were removed. Five classification algorithms were evaluated using an 80:20 stratified train-test split and five-fold cross-validation. Random Forest was selected as the main model because it provided a balance between predictive performance and feature interpretability, achieving an accuracy of 0.6988, an F1-score of 0.6939, and a ROC-AUC of 0.7736. Gradient Boosting achieved a higher ROC-AUC of 0.7867; however, its performance gain was relatively small, while the feature importance results from Random Forest were easier to communicate to non-technical school staff in an implementation context. Feature interpretation indicates that father’s income was the most influential predictor, with an importance score of 0.1894, whereas distance and transportation mode provided secondary accessibility signals. The proposed pipeline is not intended as an automated decision-making mechanism, but as a tool for generating a priority list of candidates requiring human verification and local retraining before being adapted by other schools.
Strategi Digital Social Branding bagi Panti Jompo dalam Meningkatkan Visibilitas dan Kepercayaan Masyarakat Dwi Budi Santoso; Dewi Handayani Untari Ningsih; Eri Zuliarso; Saefurrohman Saefurrohman; M. Riza Radyanto
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21967

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan kepercayaan publik terhadap panti jompo melalui penerapan strategi digital social branding. Kegiatan dilakukan di Pusat Jagaan dan Rawatan Orang Tua Al-Ikhlas, Puchong, Selangor, Malaysia, yang menghadapi permasalahan rendahnya citra digital dan belum optimalnya penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi publik. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan pengelola, pelatihan tatap muka, mentoring, serta pendampingan penyusunan konten digital dan pengembangan identitas merek digital. Materi pelatihan mencakup konsep dasar branding, penguatan identitas digital, komunikasi etis, teknik digital storytelling, serta penggunaan model konten 70:20:10 untuk menjaga konsistensi pesan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra dalam membangun citra positif melalui narasi digital, penggunaan media sosial, dan pembuatan konten visual yang humanis dan beretika. Mitra mulai mampu membuat storyboard, poster digital, serta konten foto dan video pendek yang layak dipublikasikan. Selain itu, mitra berhasil menyusun brand message yang menonjolkan nilai kasih sayang, kepedulian, dan profesionalisme layanan lansia. Pelatihan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya kemampuan pengelola dalam mengelola citra digital secara mandiri. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa digital social branding merupakan strategi efektif untuk membangun kepercayaan publik, meningkatkan reputasi institusi, dan memperluas jangkauan komunikasi panti jompo. Direkomendasikan adanya pendampingan lanjutan agar praktik branding digital dapat diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Literasi Data Santri Melalui Kurasi Dataset Herbal Berorientasi FAIR di Pesantren Dewi Handayani Untari Ningsih; Zuly Budiarso; Enty Nur Hayati; Dwiati Wismarini; Sri Eniyati; Saefurrohman Saefurrohman
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuaj.abdimas.v6i1.409

Abstract

Limited digital and data literacy can hinder systematic documentation of local medicinal-plant knowledge in Islamic boarding schools. This community service program empowered students’ data literacy through participatory curation of a structured herbal dataset. The six-week activity involved 15 students and two teachers and comprised needs assessment, digital-literacy training, field data collection, dataset curation, checking, evaluation, and reflection. Achievement was assessed descriptively through three performance components: computer use, Google Sheets data processing, and data capture and storage. Their arithmetic mean increased from 62.4 to 86.6, a 24.1-point or 38.7% change relative to the initial mean. This result describes only the participating group and does not establish causality. The program produced 75 standardized herbal entries that underwent completeness, naming-consistency, and basic plant-data checks. Structured metadata, tabular formatting, process documentation, and restricted access represented an initial orientation toward FAIR principles rather than full FAIR compliance.