Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pedagogis guru dan motivasi belajar siswa marginal melalui program International Community Service di Kuala Lumpur, Malaysia. Metode yang digunakan dalam kegiatan meliputi beberapa tahapan. Pertama, dilakukan diskusi dan penyusunan rencana kegiatan bersama mitra dari Universiti Malaya untuk memastikan kesesuaian kegiatan dengan kebutuhan Sekolah Wisma Harapan dan Sekolah Jalinan Kasih. Kedua, menyiapkan materi pelatihan psikoedukasi dan alat peraga motivasi yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan sasaran. Ketiga, melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Keempat, menyusun laporan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan dokumentasi hasil pelaksanaan kegiatan. Data yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari data kualitatif dan data kuantitatif. Data kuantitatif mencakup gambaran tingkat efikasi diri guru dan skala motivasi siswa. Data kualitatif meliputi hasil observasi partisipatif selama sesi play therapy dan diskusi terpumpun. Seluruh data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pelaksanaan kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman guru mengenai strategi penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) serta peningkatan semangat belajar anak jalanan. Guru menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam manajemen kelas inklusif, sementara siswa anak jalanan menunjukkan visualisasi cita-cita yang lebih positif. Penguatan ekosistem pendidikan bagi kelompok marginal ini dipandang memerlukan dukungan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas negara.
Copyrights © 2026