Untuk mewujudkan suasana lingkungan belajar yang efektif dan menyenangkan seorang guru perlu mempersiapkan diri sebelum memulai proses pembelajaran khususnya pada kelas inklusi, selain guru perlu menyiapkan rancangan pembelajaran untuk memenuhi seluruh kebutuhan siswa di kelas guru juga perlu menyiapkan dirinya sendiri salah satunya yaitu sikap emosionalnya yakni kesabaran. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menjelaskan kesabaran dari seorang guru kelas sangat mempengaruhi efektifitas mengajar dalam penerapannya pada kelas inklusi di SD Angkasa Pura. Jenis penelitian yang digunakan pada penyususnan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang di mana peneliti mendapatkan informasi melalui pengamatan atau observasi, wawancara dan dokumentasi, tentunya yang terkait dengan pelaksanaan kelas inklusi di SD Angkasa Pura dan faktor yang mempengaruhi sehingga guru mampu bersikap sabar dalam penerapan kelas inklusi di SD Angkasa Pura. Hasil dari penelitian ini menjelaskan pelaksanaan kelas inklusi di SD Angkasa Pura tentu saja tidak selalu berjalan mudah dan efektif banyak tantangan yang harus dihadapi guru kelas dalam mengajar kelas inklusi, tetapi dengan pendekatan yang dilakukan oleh guru serta kesabarannya yang luas guru kelas mampu mewujudkan suasana belajar yang menunjang kebutuhan beragam siswa termasuk siswa yang tergolong inklusi dan pada akhirnya guru kelas mampu mengatasi tantangan tersebut. Terdapat juga faktor yang mempengaruhi sehingga guru mampu bersikap sabar dalam penerapan kelas inklusi di SD Angkasa Pura diantaranya: faktor pengalaman, faktor pengetahuan, faktor keterampilan, faktor psikologis, faktor umur, faktor keberagamaan dan dukungan sekolah serta orang tua. Dari beberapa hal yang yang telah dijelaskan tersebut dapat disimpulkan bahwa sikap sabar bukan hanya sekedar sikap emosional seseorang, dalam lingkup pendidikan kesabaran merupakan keterampilan yang sangat penting dan perlu dimiliki oleh seorang guru. Dalam penerapannya pada kelas inklusi kesabaran seorang guru kelas dapat membangun perkembangan yang positif juga membentuk karakter dari siswa inklusi tersebut. Kata Kunci: Pendidikan inklusi, Guru kelas inklusi, Sikap emosional/kesabaran.
Copyrights © 2025