Penelitian ini membahas penerapan metode Iqra’ sebagai sarana pembelajaran huruf hijaiyah pada siswa kelas IX-2 SMPN 16 Palangka Raya. Metode Iqra’ dipilih karena mengenalkan huruf Arab secara bertahap, dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks, sehingga siswa dapat belajar membaca sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas IX-2, dengan data dikumpulkan melalui observasi langsung dan tes membaca lisan secara individual menggunakan buku Iqra’. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan membaca siswa sangat bervariasi: 5 siswa (23,8%) belum mampu membaca huruf hijaiyah sama sekali, 15 siswa (71,4%) mampu membaca pada berbagai tingkatan Iqra’ (jilid 1 sampai jilid 6), dan 1 siswa (4,8%) sudah mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar siswa telah memiliki kemampuan membaca dasar, masih terdapat jumlah siswa yang cukup banyak memerlukan bimbingan intensif. Metode Iqra’ dinilai tepat untuk terus dilanjutkan dan diperkuat melalui jam tambahan latihan, kerja sama dengan orang tua, serta koordinasi dengan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) setempat.
Copyrights © 2026