Penelitian ini menganalisis peningkatan maharah istima' mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab setelah mengikuti pembelajaran berbasis video Al Jazeera Learning Arabic. Penelitian berangkat dari keragaman pengalaman belajar mahasiswa, khususnya antara alumni pesantren yang terbiasa dengan kajian kitab kuning berbasis teks dan mahasiswa dari sekolah umum dengan pengalaman bahasa Arab lebih terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one-group pretest-posttest. Partisipan berjumlah 18 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab STAIN Mandailing Natal. Intervensi dilakukan selama 16 pertemuan dalam satu semester menggunakan video tingkat dasar dari platform Al Jazeera Learning Arabic. Data diperoleh melalui tes pemahaman bahasa Arab lisan berskala 0–100 sebelum dan sesudah perlakuan. Rata-rata skor meningkat dari 63,28 pada pretest menjadi 80,56 pada posttest, dengan gain rata-rata 17,28 poin. Uji-t berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan, t(17) = 14,35, p < 0,001. Rata-rata nilai N-Gain individual sebesar 0,489 berada pada kategori sedang; 17 mahasiswa (94,4%) berada pada kategori sedang dan satu mahasiswa (5,6%) pada kategori tinggi. Perbandingan N-Gain antara mahasiswa berlatar pendidikan berbasis bahasa Arab dan mahasiswa dari sekolah umum/vokasional tidak menunjukkan perbedaan signifikan, baik pada uji-t independen, t(16) = 1,35, p = 0,195, maupun Mann–Whitney U, U = 45,00, p = 0,237. Temuan menunjukkan bahwa video Al Jazeera Learning Arabic berpotensi mendukung pembelajaran istima' dalam kelas PBA heterogen dan melengkapi pembelajaran berbasis teks dalam tradisi kitab kuning.
Copyrights © 2026