Manajemen kesiswaan di SMA Negeri 1 Malang, seperti pencatatan kehadiran dan pelanggaran, saat ini masih mengandalkan metode manual pada buku besar. Pendekatan ini memicu inefisiensi rekapitulasi data, kerentanan kehilangan arsip, serta kesenjangan informasi antara sekolah dan orang tua. Hal ini berdampak pada lambatnya penanganan kedisiplinan yang berpotensi menurunkan prestasi siswa. Oleh karena itu, penelitian Development ini bertujuan mengembangkan sistem informasi berbasis web yang terintegrasi WhatsApp Gateway untuk mendigitalisasi administrasi kesiswaan dan mempercepat distribusi notifikasi kedisiplinan. Pengembangan perangkat lunak menerapkan metode Agile Kanban (fase To Do, In Progress, Done) dan dibangun menggunakan Inertia JS dengan backend Laravel serta frontend React JS. Sistem ini memfasilitasi pengelolaan data induk, presensi harian, rekam jejak pelanggaran, dan dashboard monitoring wali kelas. Fitur unggulannya adalah kemampuan mengirim pesan notifikasi otomatis secara real-time ke WhatsApp. Berdasarkan hasil Black-Box Testing terhadap seluruh modul fungsional, sistem mencapai tingkat keberhasilan 100%. Sementara itu, User Acceptance Testing (UAT) kepada guru menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 96,00% (sangat layak). Hasil evaluasi ini menyimpulkan bahwa sistem valid dan layak diimplementasikan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekolah serta mempererat komunikasi antara sekolah dan orang tua siswa.
Copyrights © 2026