Sam Deni Dimsum Gyoza N Wonton merupakan UMKM makanan olahan dengan 15 cabang di Malang Raya yang masih menerapkan pembukuan konvensional menggunakan lembaran kertas dan rekap manual, sehingga menimbulkan kendala berupa lambatnya konfirmasi data, risiko kesalahan input, serta potensi inkonsistensi data antara pusat, cabang, dan outlet. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan, merancang, membangun, dan menguji Sistem Monitoring Penjualan dan Inventori Multi-Outlet Berbasis Web dengan fitur pengawasan berjenjang, menggunakan metode Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan melalui wawancara dan pemodelan proses bisnis as-is dan to-be, perancangan use case diagram, sequence diagram, dan class diagram, implementasi berbasis Laravel, hingga pengujian menggunakan unit testing, integration testing, validation testing, User Acceptance Testing (UAT), dan compatibility testing. Hasil analisis kebutuhan menghasilkan 22 kebutuhan fungsional yang mencakup pengelolaan laporan harian, monitoring penjualan dan inventori, pengawasan berjenjang, serta pengelolaan pengguna. Seluruh fungsi utama sistem valid pada unit testing, integration testing, dan validation testing, sementara UAT oleh pemilik, admin, penanggung jawab cabang, dan pegawai outlet memperoleh persentase penerimaan masing-masing 80%, 93,3%, 91,4%, dan 100%, serta tidak ditemukan isu compatibility testing lintas browser. Sistem yang dibangun terbukti sesuai kebutuhan fungsional yang dirumuskan dan dapat diterima dengan baik oleh pengguna sebagai pengganti pembukuan konvensional pada UMKM dengan struktur cabang bertingkat.
Copyrights © 2026