Kelancaran antarmuka yang diukur melalui Frame Per Second (FPS) merupakan aspek penting pengalaman pengguna aplikasi mobile e-commerce. Pada Flutter, pemilihan state management memengaruhi proses rebuild widget sehingga berdampak pada performa rendering. Penelitian ini menganalisis apakah state management Riverpod menghasilkan FPS lebih tinggi dibandingkan GetX pada skenario scrolling dan searching. Pendekatan kuantitatif komparatif digunakan dengan mengembangkan dua aplikasi identik yang hanya dibedakan pada state management. FPS diukur menggunakan instrumen FpsTracker berbasis antarmuka pemrograman resmi Flutter dalam Profile Mode pada perangkat fisik, sebanyak 100 trial per kondisi sehingga diperoleh 400 data, lalu dianalisis dengan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji Mann-Whitney U dua arah mengikuti kerangka keputusan tiga alternatif. Hasil menunjukkan pada skenario scrolling terdapat perbedaan yang signifikan namun berlawanan dengan dugaan awal, yaitu FPS GetX lebih tinggi diĀ bandingkan Riverpod dengan kekuatan efek sedang. Pada skenario searching tidak terdapat perbedaan yang signifikan, dengan kekuatan efek sangat kecil. Disimpulkan bahwa Riverpod tidak terbukti menghasilkan FPS lebih tinggi dibandingkan GetX; faktor yang lebih dominan memengaruhi FPS adalah mekanisme rendering daftar produk pada Flutter, bukan perbedaan mekanisme state management. Temuan ini berlaku pada konfigurasi aplikasi, perangkat, dataset, dan protokol pengujian yang digunakan.
Copyrights © 2026