Transformasi digital suatu bank ditujukan untuk mendorong peningkatan penggunaan mobile banking, termasuk aplikasi Livin' by Mandiri. Namun, adanya keluhan pengguna menunjukkan perlunya evaluasi keberhasilan implementasi sistem informasi tersebut. Penelitian ini dilakukan di Kota Malang, yang memiliki skor Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) tertinggi di Jawa Timur dan masuk enam besar nasional pada 2024, serta keragaman demografis pengguna mobile banking yang representatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Kualitas Sistem (SYQ), Kualitas Informasi (IQ), dan Kualitas Layanan (SEQ) terhadap Kepuasan Pengguna (US), Niat Penggunaan (ITU), dan Manfaat Bersih (NB) pada aplikasi tersebut memanfaatkan model DeLone & McLean. Penelitian kuantitatif ini menggunakan teknik purposive sampling terhadap 109 pengguna aktif, dengan data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SYQ dan IQ berpengaruh positif signifikan terhadap US, sedangkan SEQ berpengaruh positif signifikan terhadap ITU. Sebaliknya, pengaruh SYQ dan IQ terhadap ITU, SEQ terhadap US, serta US terhadap ITU tidak signifikan. Di sisi lain, US dan ITU memiliki hasil positif signifikan terhadap NB, dengan pengaruh US sebagai yang terbesar. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kepuasan pengguna menjadi faktor utama dalam meningkatkan manfaat bersih yang dirasakan pengguna Livin' by Mandiri.
Copyrights © 2026