JCDD
Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026

PENINGKATAN PENGETAHUAN PEMUDA MELALUI PELATIHAN TAJHIZUL MAYIT DI DESA SIBORIS LOMBANG

Maulana Sulaiman Hsb (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Asliyah Amelia Nasution (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Hayatul Hadia (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Monita Rangkuti (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Elisa Fatma Dewita (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Lisnida Yanti (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Ika Madani Nst (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Nurhasanah Sigalingging (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
M. Abdillah (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Ahmad Fauzi (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)
Darwin Nasution (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Peningkatan Pengetahuan Pemuda melalui Pelatihan Tajhizul Mayit di Desa Siboris Lombang” dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemuda dalam melaksanakan pengurusan jenazah sesuai dengan tuntunan ajaran Islam. Pengurusan jenazah merupakan bagian dari kewajiban umat Islam yang meliputi memandikan, mengafani, menyalatkan, dan menguburkan jenazah. Namun, dalam praktiknya masih terdapat pemuda yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai mengenai tata cara pengurusan jenazah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23 Juli 2026, pukul 21.00–23.00 WIB, bertempat di Masjid Subulussalam, Desa Siboris Lombang, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas. Metode kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik, dan tanya jawab mengenai tahapan tajhizul mayit. Peserta diberikan penjelasan mengenai tata cara memandikan, mengafani, menyalatkan, dan menguburkan jenazah sesuai dengan ketentuan syariat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme pemuda dalam mengikuti pelatihan. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik yang dapat menjadi bekal ketika dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan tajhizul mayit dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan kesiapan pemuda dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

Copyrights © 2026