Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN PEMUDA MELALUI PELATIHAN TAJHIZUL MAYIT DI DESA SIBORIS LOMBANG Maulana Sulaiman Hsb; Asliyah Amelia Nasution; Hayatul Hadia; Monita Rangkuti; Elisa Fatma Dewita; Lisnida Yanti; Ika Madani Nst; Nurhasanah Sigalingging; M. Abdillah; Ahmad Fauzi; Darwin Nasution
Journal of Community Dedication and Development Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Peningkatan Pengetahuan Pemuda melalui Pelatihan Tajhizul Mayit di Desa Siboris Lombang” dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemuda dalam melaksanakan pengurusan jenazah sesuai dengan tuntunan ajaran Islam. Pengurusan jenazah merupakan bagian dari kewajiban umat Islam yang meliputi memandikan, mengafani, menyalatkan, dan menguburkan jenazah. Namun, dalam praktiknya masih terdapat pemuda yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai mengenai tata cara pengurusan jenazah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23 Juli 2026, pukul 21.00–23.00 WIB, bertempat di Masjid Subulussalam, Desa Siboris Lombang, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas. Metode kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik, dan tanya jawab mengenai tahapan tajhizul mayit. Peserta diberikan penjelasan mengenai tata cara memandikan, mengafani, menyalatkan, dan menguburkan jenazah sesuai dengan ketentuan syariat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme pemuda dalam mengikuti pelatihan. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik yang dapat menjadi bekal ketika dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan tajhizul mayit dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan kesiapan pemuda dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
Peningkatan Pengetahuan Pemuda Melalui Pelatihan Tajhizul Mayit di Desa Siboris Lombang Maulana Sulaiman Hsb; Asliyah Amelia Nasution; Hayatul Hadia; M. Abdillah; Lisnida Yanti; Ahmad Fauzi; Ika Madani Nst; Monita Rangkuti; Elisa Fatma Dewita; Nurhasanah Sigalingging; Darwin Nasution
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): AGUSTUS-SEPTEMBER
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5efhbm17

Abstract

The community service activity entitled “Improving Youth Knowledge through Tajhizul Mayit Training in Siboris Lombang Village” was conducted as an effort to improve young people's knowledge and skills in performing funeral rites according to Islamic teachings. Funeral rites are an obligation in Islam that include washing, shrouding, performing the funeral prayer, and burying the deceased. However, in practice, some young people still have limited knowledge and skills regarding the proper procedures for managing the deceased. This activity was conducted on July 23, 2026, from 9:00 p.m. to 11:00 p.m. local time, at Subulussalam Mosque, Siboris Lombang Village, Barumun Tengah District, Padang Lawas Regency. The training used several methods, including material presentation, demonstrations, hands-on practice, and question-and-answer sessions concerning the procedures of tajhizul mayit. Participants were provided with explanations about washing, shrouding, performing the funeral prayer, and burying the deceased according to Islamic principles. The results showed an improvement in the participants' understanding and enthusiasm throughout the training. Participants gained not only theoretical knowledge but also practical experience that can serve as preparation when they are needed to assist in funeral services within the community. This activity demonstrates that tajhizul mayit training can be an effective means of strengthening youth knowledge, skills, and readiness to fulfill social and religious responsibilities in the community.