Lansia dengan demensia berisiko mengalami penurunan kualitas hidup yang berkaitan dengan kondisi psikososial, salah satunya ansietas. Pengkajian ansietas diperlukan untuk mendukung penyusunan asuhan keperawatan yang sesuai dengan kondisi lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat ansietas dengan kualitas hidup lansia dengan demensia di Panti Wreda Margo Mukti Rembang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian terdiri atas 30 lansia dengan demensia yang dipilih menggunakan teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale dan Quality of Life Instrument for Persons with Dementia. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat ansietas dengan kualitas hidup lansia dengan demensia (p = 0,001). Lansia dengan tingkat ansietas sedang sebagian besar memiliki kualitas hidup tinggi, sedangkan lansia dengan tingkat ansietas berat sebagian besar memiliki kualitas hidup sedang. Terdapat hubungan antara tingkat ansietas dengan kualitas hidup lansia dengan demensia. Pengkajian ansietas secara rutin dan pemberian asuhan keperawatan yang sesuai diperlukan untuk mendukung kualitas hidup lansia dengan demensia di panti wreda.
Copyrights © 2026