Masalah gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Pilolodaa berkaitan dengan praktik pemberian makan, ASI eksklusif, pengetahuan keluarga, dan kondisi sosial ekonomi, sehingga diperlukan pemberdayaan yang menghubungkan edukasi gizi dengan praktik pengolahan pangan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader Posyandu dan ibu balita serta memperkenalkan inovasi PMT berbasis kelor yang dipadukan dengan sumber protein hewani dan nabati. Kegiatan inti dilaksanakan pada 7 Agustus 2026 di Kelurahan Dembe 1 melalui edukasi interaktif, diskusi, video demonstrasi, poster resep, dan contoh produk. Evaluasi satu kelompok pretest-posttest melibatkan 26 peserta, terdiri atas 4 kader dan 22 ibu balita. Rerata skor meningkat dari 62,7±9,2 menjadi 86,2±7,5; uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna (p<0,001; r=0,90), dan proporsi skor ≥80 meningkat dari 7,7% menjadi 100%. Empat menu yang diperkenalkan ialah bola ubi-hati ayam-kelor, nasi tim hati ayam-tempe-kelor, nugget ikan kembung-kelor, dan puding susu-labu-kelor. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan jangka pendek dan tersedianya media resep untuk mendukung edukasi Posyandu. Tindak lanjut diarahkan pada praktik ulang bersama kader, supervisi ahli gizi, evaluasi keterampilan, daya terima menu, konsumsi aktual, serta retensi pengetahuan.
Copyrights © 2026