Masa prasekolah (0–6 tahun) merupakan periode emas yang menentukan tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak. Penguatan kapasitas orang tua dalam pengasuhan menjadi kebutuhan penting untuk mendukung perkembangan anak secara optimal, termasuk melalui integrasi nilai agama dan kearifan lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua dan pendamping anak usia prasekolah mengenai tumbuh kembang anak, konsep anak suputra dalam perspektif Hindu, dan karakter anak berdasarkan Wariga Bali. Kegiatan dilaksanakan di Sanggar Gembira Belajar, Denpasar, pada Mei–Juni 2026 menggunakan metode pendidikan masyarakat dan pendampingan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan praktik sederhana. Sebanyak 25 peserta mengikuti kegiatan, dan 24 peserta mengisi kuesioner tingkat pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan 20 peserta (83,33%) berada pada kategori baik dan 4 peserta (16,67%) pada kategori cukup, dengan nilai rata-rata 77,93 (kategori baik). Temuan ini menunjukkan kegiatan edukasi berbasis komunitas mampu mendukung pemahaman peserta mengenai tumbuh kembang anak, pembentukan karakter, dan pemanfaatan kearifan lokal dalam pengasuhan. Kegiatan ini memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan utama dalam mewujudkan generasi emas yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Copyrights © 2026