Pendidikan anak usia dini memegang peran penting dalam pembentukan karakter, nilai moral, spiritual, dan kemampuan dasar anak. Dalam konteks TK ABA Se-Hadimulyo, masih ditemukan kebutuhan untuk memperkuat pemahaman guru dalam mengintegrasikan nilai Islam ke dalam pembelajaran, menerapkan prinsip pembelajaran mendalam (deep learning), menyusun modul ajar yang kontekstual, serta memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu profesional. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil pendampingan dalam In House Training (IHT) penyusunan modul ajar deep learning terintegrasi nilai Islam berbantuan AI bagi guru TK ABA Se-Hadimulyo sebagai upaya penguatan kompetensi guru. Ruang lingkup kajian mencakup proses penguatan kapasitas guru pada aspek penanaman nilai Islam, penerapan pembelajaran yang bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan, serta penggunaan AI dalam pengembangan perangkat pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan pengabdian kepada masyarakat berbentuk IHT dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan terlaksana dengan baik, kompetensi guru sebesar 78% dan minat sebesar 81% dalam ketegori baik. Guru memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang integrasi nilai Islam dalam pembelajaran, prinsip deep learning, menyusun modul ajar yang lebih kontekstual melalui pemanfaatan AI, untuk mencari ide, menyusun modul, mengembangkan materi, dan merancang media pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi nilai Islam, pendekatan deep learning, dan pemanfaatan AI berpotensi menjadi kerangka efektif dalam mendukung pembelajaran anak usia dini yang lebih bermakna, berkarakter, dan relevan dengan transformasi digital pendidikan.
Copyrights © 2026