Embung merupakan salah satu bangunan air yang berfungsi sebagai penyedia cadangan air, sehingga memerlukan fondasi yang mampu menjamin stabilitas struktur, termasuk struktur pintu air. Pada Embung USU II Kwala Bekala, pondasi embung dan pondasi pintu air mengalami penurunan akibat kondisi tanah yang memiliki daya dukung rendah, sehingga diperlukan perbaikan menggunakan fondasi tiang bor. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan daya dukung fondasi tiang bor dan menganalisis penurunan fondasi pada embung. Perhitungan daya dukung dilakukan untuk memperoleh tahanan ujung, tahanan selimut, daya dukung ultimit, dan daya dukung izin berdasarkan data CPT dan metode LCPC. Penurunan menggunakan metode Vesic dan FEM dengan PLAXIS 2D.. Analisis penurunan dengan metode Vesic menghasilkan penurunan sebesar 7,19 mm, sedangkan hasil analisis FEM menunjukkan penurunan sebesar 1,515 mm pada beban kerja dan 1,938 mm pada beban izin. Nilai penurunan tersebut masih berada di bawah batas penurunan izin sebesar 30 mm sehingga memenuhi persyaratan layan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode LCPC mampu digunakan untuk menentukan kapasitas daya dukung pondasi tiang bor berdasarkan data CPT, sedangkan metode Vesic dan analisis FEM memberikan gambaran perilaku penurunan serta respons fondasi terhadap pembebanan, sehingga keduanya saling melengkapi dalam evaluasi kinerja fondasi.
Copyrights © 2026