Maizuar Maizuar
Jurusan Teknik Sipil, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Struktur Gedung Bertingkat dengan Lantai Mezzanin Akibat Beban Gempa Menggunakan Metode Time History Analysis (Studi Kasus: Gedung Dinkes Kota Jakarta) Ruben Sri Bintang Virnanda Sianipar; Sofyan Sofyan; Yovi Chandra; Maizuar Maizuar; Syarifah Asria Nanda
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v1i2.25305

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh penambahan mezzanin terhadap respons dinamis gedung menggunakan metode analisis modal dan analisis time history, dengan parameter pusat massa (COM), pusat kekakuan (COS), frekuensi alami, partisipasi massa modal, displacement, drift antar lantai, dan Base shear. Hasil menunjukkan bahwa mezzanin menggeser posisi COM dan COS sehingga meningkatkan eksentrisitas dan potensi torsi, menurunkan frekuensi alami dari 0,782 Hz (periode 1,279 detik) menjadi 0,756 Hz (periode 1,323 detik), serta mempercepat pencapaian partisipasi massa modal 90% dari mode ke-8 menjadi mode ke-6. Analisis time history memperlihatkan peningkatan simpangan pada arah Y, di mana displacement maksimum pada gempa Alaska mencapai 208,602 mm, melampaui batas Δijin SNI 1726:2019 sebesar 84 mm. Meskipun drift antar lantai masih di bawah batas Immediate Occupancy (≤ 1% ATC-40), nilainya lebih tinggi pada beberapa lantai utama. Base shear puncak tertinggi tercatat pada gempa Alaska, yakni 18.689,21 kN di arah X dan 66.632,8 kN di arah Y. Temuan ini menunjukkan bahwa penambahan mezzanin berpengaruh signifikan terhadap distribusi massa, kekakuan, dan kinerja seismik bangunan.
Studi Komparasi Perilaku Struktur Gedung Menggunakan Sistem Bracing Konsentrik dan Eksentrik Terhadap Gaya Gempa (Studi Kasus: Gedung GKU C Universitas Malikussaleh) Salwa Saidatul Emilia; Maizuar Maizuar; Yovi Chandra; Abdul Jalil; Emi Maulani
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2026): September
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i2.27915

Abstract

Indonesia merupakan negara yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia, yaitu Lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik, sehingga memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap bencana gempa bumi. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan struktur bangunan yang tahan gempa guna meminimalkan kerusakan yang mungkin terjadi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja struktur terhadap beban gempa adalah dengan penggunaan bracing sebagai elemen pengaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan sistem bracing eksentrik serta membandingkan efektivitas antara bracing konsentrik dan bracing eksentrik dalam menahan gaya gempa. Analisis dilakukan pada bangunan GKU-C Universitas Malikussaleh dengan menggunakan software ETABS melalui metode analisis respon spektrum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem bracing mampu meningkatkan kekakuan dan stabilitas struktur. Bracing konsentrik mampu mengurangi simpangan antar lantai sebesar 43,92% dan meningkatkan stabilitas struktur hingga 76,19%, sedangkan bracing eksentrik menurunkan simpangan antar lantai sebesar 39,58% dengan peningkatan stabilitas sebesar 63,72%. Dengan demikian, penggunaan sistem bracing terbukti efektif dalam memperkuat struktur bangunan.