Flu burung atau Avian influenza (AI) merupakan penyakit menular dan memiliki mortalitas tinggi pada hewan unggas yang umum disebabkan oleh virus influenza subtype H5N1. Avian influenza dapat menular antar unggas dan tingkat populasi yang padat dapat menyebabkan penularan yang masif. Pasar burung atau unggas hidup merupakan tempat yang memiliki potensi penularan yang tinggi. Penularan di pasar burung atau unggas hidup dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kondisi lingkungan dan tingkat pemahaman pedagang unggas atau burung mengenai avian influenza dan penerapan biosekuriti untuk mencegah penularan avian influenza. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat pemahaman dan penerapan biosekuriti pada pedagang burung dan unggas di Pasar Sukahaji, Bandung, Jawa Barat dalam rangka pencegahan Avian Influenza. Penelitian ini menggunakan survei dengan jumlah responden 44 pedagang burung dan unggas, dengan menyebarkan kuesioner dan data yang diperoleh dilakukan uji korelasi menggunakan Uji Pearson, Korelasi Spearman, dan Uji Chi square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pedagang burung dan unggas di Pasar Sukahaji, Bandung memiliki tingkat pemahaman dan penerapan biosekuriti yang baik terhadap langkah pencegahan dan penularan Avian Influenza antar unggas atau burung. Terdapat hubungan yang sangat nyata antara tingkat pemahaman dan penerapan biosekuriti (p-value <0,001). Profil pedagang unggas dan burung pada tingkat pendidikan terdapat hubungan dengan tingkat pemahaman (<0,001), sedangkan pada penerapan biosekuriti tidak terdapat hubungan dengan profil pedagang (>0,05). Dapat disimpulkan bahwa pedangan burung dan unggas di Pasar Sukahaji Bandung memiliki tingkat pemahaman dan penerapan biosekuriti yang sangat baik dalam upaya pencegahan AI. Tidak semua kategori profil pedagang berhubungan dengan tingkat pemahaman dan penerapan biosekuriti. Tingkat pendidikan berhubungan erat dengan tingkat pemahaman pedagang terhadap penyakit AI pada burung dan unggas. Tidak semua kategori profil pedagang memiliki tingkat pemahaman dan penerapan biosekuriti yang sama. Tingkat pendidikan sangat berkaitan dengan pemahaman pedagang tentang flu burung pada unggas.
Copyrights © 2026