Rendahnya hasil belajar IPAS pada materi sifat cahaya menjadi permasalahan di kelas VB SDN 02 Manisrejo. Pra-siklus menunjukkan hanya 4 dari 20 siswa (20%) mencapai KKM 70 dengan rata-rata 58,90. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dan peningkatan hasil belajar melalui media Kotak Sifat Cahaya. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus dengan 20 siswa sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui tes evaluasi, observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Ketuntasan klasikal meningkat dari 20% pada pra-siklus menjadi 65% pada Siklus I dan 85% pada Siklus II. Rata-rata nilai meningkat dari 58,90 menjadi 72,25 dan 81,85. Peningkatan tersebut berkaitan dengan penggunaan alat peraga konkret, pengamatan langsung, pembagian peran dalam kelompok, dan Mini Exhibition yang membantu siswa menghubungkan pengamatan dengan konsep sifat cahaya. Media Kotak Sifat Cahaya memberikan alternatif alat peraga sederhana dan terintegrasi untuk pembelajaran IPAS materi sifat cahaya di sekolah dasar.
Copyrights © 2026