Keterampilan menyimak merupakan keterampilan berbahasa reseptif yang menjadi dasar bagi peserta didik dalam memahami informasi lisan, namun pada praktiknya masih sering diabaikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas V melalui penerapan model pembelajaran Make A Match pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas V SDN 47 Ampenan tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta tes tertulis kemampuan menyimak, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan: ketuntasan klasikal hasil tes menyimak meningkat dari 46,88% pada siklus I menjadi 84,38% pada siklus II, aktivitas siswa meningkat dari kategori cukup aktif menjadi sangat aktif, dan aktivitas guru meningkat dari kategori kurang baik menjadi sangat baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Make A Match efektif meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas V pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2026