Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KETERAMPILAN SISWA MENYIMAK CERITA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Oulma Pahiranti; Muammar; Silka Yuanti Draditaswari
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.514

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menyimak cerita siswa kelas V SDN 1 Puyung yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional tanpa memanfaatkan media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audiovisual terhadap keterampilan siswa menyimak cerita di Kelas V SDN 1 Puyung”.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasi-Experimental Design (eksperimen semu) dan desain penelitian Pretest–Posttest Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan menjadikan seluruh populasi sebagai sampel, di mana kelas VA (23 siswa) sebagai kelas eksperimen dan kelas VB (23 siswa) sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes lisan, menceritakan kembali cerita, lembar observasi, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji t sampel independen diawali dengan uji prasyarat, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas menggunakan uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual berpengaruh signifikan terhadap keterampilan siswa dalam menyimak cerita. Hal ini dibuktikan melalui analisis data menggunakan uji t; diperoleh nilai signifikansi. (2-tailed) Sebesar 0,001 yang berarti lebih kecil dari 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, terdapat Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Keterampilan Siswa Menyimak Cerita di Kelas V SDN 1 Puyung.
PENGARUH METODE FONIK BERBANTUAN MEDIA PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA SEKOLAH DASAR Dini Pitriani; Muammar; Silka Yuanti Draditaswari
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.527

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN 1 Sepapan, khususnya dalam mengenal huruf, akibat kurangnya variasi penggunaan metode dan media pembelajaran. Oleh karena itu, dibutuhkan metode dan media pembelajaran yang inovatif, seperti metode fonik berbantuan media puzzle. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Quasi-Experimental Design tipe Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan 25 siswa pada kelas eksperimen dan 25 siswa pada kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan uji t Independen Samples. Uji prasyarat yang dilakukan sebelumnya berupa uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk dan uji homogenitas menggunakan uji Levene, dengan bantuan IBM SPSS Statistics 23. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pada kedua kelas. Nilai rata-rata pretest kelas eksperimen 72,11 dan kelas kontrol 80,97, kemudian meningkat pada posttest menjadi 88,63 pada kelas eksperimen dan 92,69 pada kelas kontrol. Uji prasyarat menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan variansnya homogen. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,003. Nilai tersebut lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditetapkan, yakni 0,05, yang menandakan adanya pengaruh yang signifikan. Penerapan metode fonik berbantuan media puzzle terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa dan dapat dijadikan salah satu alternatif  metode dan media pembelajaran yang inovatif serta kontekstual di sekolah dasar.
Pengembangan Media Pembelajaran Mosi (Monopoli Puisi) untuk Keterampilan Deklamasi Puisi Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar Zhofrina Izzati; Muammar; Silka Yuanti Draditaswari
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.550

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar masih menghadapi kendala dalam meningkatkan minat dan keterlibatan siswa pada pembelajaran deklamasi puisi akibat penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan media pembelajaran Mosi (Monopoli Puisi) pada siswa kelas IV MI Ihyauddiny. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa kelas IV MI Ihyauddiny. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi, dan wawancara, dengan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Mosi memenuhi kriteria sangat layak berdasarkan hasil validasi ahli materi sebesar 81,1% dan ahli media sebesar 100%. Kepraktisan media ditunjukkan melalui respons siswa sebesar 84,46% dan respons guru sebesar 100% dengan kategori sangat praktis. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa media Mosi mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, serta meningkatkan keaktifan dan keterampilan siswa dalam mendeklamasikan puisi. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran Mosi berpotensi digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang layak dan praktis dalam mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS KNOW, WANT TO KNOW LEARNED (KWL) UNTUK MATERI MEMBACA PEMAHAMAN SEKOLAH DASAR Findi Wahyuningsih; Muammar; Silka Yuanti Draditaswari
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.573

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat baca dan terbatasnya pengetahuan siswa kelas IV SDN 1 Terong Tawah, yang disebabkan oleh penggunaan LKPD konvensional yang kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan LKPD berbasis Know, Want to Know, Learned (KWL) untuk Materi Membaca Pemahaman Teks Narasi Siswa di Kelas IV SDN 1 Terong Tawah menurut ahli materi, ahli media, angket respon guru, dan angket respon siswa. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate). Instrumen yang digunakan adalah lembar kelayakan ahli materi dan ahli media serta angket respon guru dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis KWL untuk materi membaca pemahaman teks narasi telah memenuhi kriteria kelayakan. Hal ini berdasarkan hasil penilaian dari ahli materi diperoleh  skor total sebesar 93,8%, sedangkan penilaian dari ahli media diperoleh skor total sebesar 96,4% dan LKPD berbasis KWL untuk materi membaca pemahaman teks narasi telah memenuhi kriteria kepraktisan. Hal ini berdasarkan  hasil penilaian dari guru diperoleh skor total sebesar 92,5%, sedangkan hasil penilaian dari siswa  diperoleh skor total sebesar 97,3%. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis KWL berpotensi digunakan sebagai bahan ajar untuk materi membaca pemahaman teks narasi di sekolah dasar.
Perspektif Islam Dan Budaya Pada Tradisi Barodak Adat Perkawinan Masyarakat Sumbawa Di Era Globalisasi Rosa Desmawanti; Silka Yuanti Draditaswari; Baiq Widia Nita Kasih
Cordova Journal Vol. 14 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : The Center for Language Development, Mataram State Islamic University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/cordova.v14i2.11675

Abstract

This study examines the Barodak tradition in Sumbawa marriage ceremonies within the context of globalization, focusing on both Islamic and local cultural perspectives. Barodak, a tradition of applying natural-based body scrubs to the bride and groom, has become an inseparable part of the identity of the Sumbawa community. This tradition is not merely a cultural ritual but also reflects religious values that align with the philosophy of Islam, encapsulated in the saying, "Adat Berenti Ko Syara’, Syara’ Berenti Ko Kitabullah" (Tradition should be aligned with religious law, and religious law should follow the holy scriptures). However, modernization poses challenges to the preservation of Barodak. With the rise of globalization, certain elements of the tradition have shifted, including the ritual forms, symbolic meanings, and public perceptions regarding its relevance. This study adopts an ethnographic approach through participatory observation and in-depth interviews, enabling a deeper understanding of the cultural and religious values associated with Barodak. The findings reveal ongoing efforts to preserve the tradition's inherent values despite these changes. Sustaining Barodak requires a continuous approach involving community leaders and members, supported by government initiatives through cultural programs and digital promotion. It is hoped that Barodak will continue to endure as a symbol of the Samawa people’s identity, harmonizing culture and religion.
Penggunaan Media Pembelajaran Kartu Kata untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa di Kelas I MI Riadhussolihin Thohir Yasin Tahun Pelajaran 2025/2026 Nia Amelia; Muammar Muammar; Silka Yuanti Draditaswari
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 4 (2026): November (In Press)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i4.3346

Abstract

This study was motivated by the low initial reading ability of first-grade students at MI Riadhussholihin Thohir Yasin. It aimed to improve students’ initial reading ability through word card learning media in Class I during the 2025/2026 academic year. This study employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consisted of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through observation, tests, and documentation. Instruments included teacher and student activity observation sheets and a reading skill assessment sheet. Data were analyzed by calculating the average score and the percentage of classical mastery. The success indicators were an individual minimum score of 70 and classical mastery of at least 85%. The results showed that word card learning media improved students’ initial reading ability. In Cycle I, the total score was 1,984, with an average score of 76; 15 students achieved mastery, representing 58% classical mastery. Teacher activity was 92.5%, while student activity was 77.5%. In Cycle II, the total score increased to 2,399, with an average score of 92; 23 students achieved mastery, representing 88% classical mastery. Teacher activity increased to 100%, and student activity to 92.5%. Thus, the success indicators were achieved in Cycle II.
Peningkatan Keterampilan Menyimak Siswa Melalui Model Pembelajaran Make A Match pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SDN 47 Ampenan 2025/2026 Nasrul Mukminin; Hilmiati Hilmiati; Silka Yuanti Draditaswari
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 4 (2026): November (In Press)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i4.3377

Abstract

Keterampilan menyimak merupakan keterampilan berbahasa reseptif yang menjadi dasar bagi peserta didik dalam memahami informasi lisan, namun pada praktiknya masih sering diabaikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas V melalui penerapan model pembelajaran Make A Match pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas V SDN 47 Ampenan tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta tes tertulis kemampuan menyimak, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan: ketuntasan klasikal hasil tes menyimak meningkat dari 46,88% pada siklus I menjadi 84,38% pada siklus II, aktivitas siswa meningkat dari kategori cukup aktif menjadi sangat aktif, dan aktivitas guru meningkat dari kategori kurang baik menjadi sangat baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Make A Match efektif meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas V pada pembelajaran Bahasa Indonesia.