Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran keterampilan berbicara serta mengetahui perubahan dan hasil kemampuan berbicara siswa kelas V pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di MI Bayyinul Ulum Santong setelah diterapkannya metode Show and Tell berbantuan media gambar konkret. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru dan siswa kelas V. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dengan analisis data model interaktif Miles dan Huberman serta pengujian keabsahan data melalui perpanjangan pengamatan dan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode Show and Tell berbantuan media gambar konkret berlangsung efektif, terstruktur, dan fleksibel sesuai sintaks yang dirancang, di mana media gambar konkret berfungsi sebagai pancingan visual (vocabulary trigger) yang membantu siswa menemukan ide dan kosakata secara spontan. Terjadi peningkatan yang signifikan pada keterampilan berbicara siswa, baik dari aspek kebahasaan (kelancaran tuturan meningkat, jeda ragu berkurang, artikulasi lebih tegas, dan struktur kalimat lebih runtut) maupun aspek non-kebahasaan (keberanian, kepercayaan diri, kontak mata, dan gestur tubuh yang lebih baik). Respon guru dan siswa terhadap penerapan metode ini sangat positif karena pembelajaran menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan tidak membosankan.
Copyrights © 2026