Kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran Biologi masih tergolong rendah karena proses pembelajaran yang berlangsung secara konvensional dan berpusat pada guru, sementara materi Biologi banyak memuat konsep abstrak yang memerlukan visualisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kemandirian belajar siswa antara pembelajaran Biologi berbantuan Artificial Intelligence (AI) Lumen5 dan pembelajaran konvensional di SMA Negeri 18 Bone. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu tipe posttest-only control group design. Sampel terdiri atas 60 siswa kelas X yang dipilih melalui purposive sampling, meliputi 30 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket kemandirian belajar berbasis lima indikator, yaitu inisiatif dan keterampilan belajar, perencanaan belajar, pemantauan belajar, eksekusi belajar, dan evaluasi belajar, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif dan inferensial (uji normalitas, uji homogenitas, dan independent samples t-test). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemandirian belajar kelas eksperimen sebesar 86,03, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 81,13, dengan nilai signifikansi t-test sebesar 0,002 (p < 0,05). Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran Biologi berbantuan AI Lumen5 berpengaruh signifikan terhadap kemandirian belajar siswa melalui penyajian materi audiovisual yang fleksibel, menarik, dan mudah diakses, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai alternatif media pembelajaran Biologi di sekolah menengah.
Copyrights © 2026