Kawasan wisata Pantai Natsepa–Suli memiliki potensi ekonomi melalui aktivitas UMKM kuliner yang sebagian besar dikelola oleh perempuan pesisir. Namun, pelaku usaha masih menghadapi keterbatasan dalam inovasi produk dan kemasan, pengelolaan keuangan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM perempuan pesisir melalui penerapan model bisnis berkelanjutan berbasis Blue Economy. Kegiatan dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan. Intervensi meliputi penerapan kemasan ramah lingkungan berbasis daun pisang, edukasi literasi keuangan melalui program “Dompet Mama”, pelatihan digital marketing, serta pemanfaatan Google My Business untuk meningkatkan visibilitas usaha. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa mitra telah memperoleh pengalaman praktis dalam menggunakan kemasan ramah lingkungan, menerapkan prinsip dasar pengelolaan keuangan usaha dan rumah tangga, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi dan penguatan keberadaan usaha di ruang digital. Penerapan teknologi dan inovasi dilakukan secara partisipatif melalui demonstrasi, praktik, diskusi, dan pendampingan. Kegiatan ini memperkuat kapasitas UMKM perempuan pesisir dalam menerapkan praktik usaha yang lebih inovatif, terencana, dan berorientasi pada keberlanjutan ekonomi serta lingkungan.
Copyrights © 2026