Jurnal Kesehatan Lentera Aisyiyah
Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah

HUBUNGAN JENIS KELAMIN DAN MASA KERJA DENGAN DERAJAT GANGGUAN FUNGSI PARU PADA PEKERJA INDUSTRI MANUFAKTUR

Rizqy Kartika Sari (Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret)
Isna Qadrijati (Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret)
Tyas Lilia Wardani (Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret)
Jihan Faradisha (Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret)
Reni Wijayanti (Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret)
Afrian Eskartya Harjono (Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret)
Ayu Prima Kartika (Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret)
Ratna Fajariani (Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Industri pembuatan pakaian memiliki potensi pajanan debu dan serat kain yang dapat menimbulkan gangguan pernapasan pada pekerja. Karakteristik individu dan pekerjaan, seperti jenis kelamin dan masa kerja, diduga berkaitan dengan derajat sesak yang dialami pekerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan jenis kelamin dan masa kerja dengan derajat sesak pada pekerja industri pembuatan pakaian. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 50 pekerja, dengan 39 pekerja dipilih sebagai sampel menggunakan purposive sampling. Data jenis kelamin dan masa kerja diperoleh melalui kuesioner, sedangkan derajat sesak dinilai berdasarkan pemeriksaan fungsi paru menggunakan spirometer. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin dengan derajat sesak (p<0,001), serta antara masa kerja dengan derajat sesak (p=0,040). Pekerja perempuan lebih banyak mengalami sesak derajat sedang hingga sangat berat, sedangkan pekerja dengan masa kerja ≥5 tahun menunjukkan proporsi sesak sangat berat lebih tinggi. Pengendalian paparan debu dan serat kain, penggunaan alat pelindung pernapasan, perbaikan ventilasi, dan pemeriksaan kesehatan pernapasan secara berkala diperlukan sebagai upaya pencegahan gangguan pernapasan pekerja.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jl

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Nursing Physics Public Health

Description

Jurnal Kesehatan Lentera Aisyiyah fully open access journals, which means that all acticle available on the internet to all users immadeately upon publication. Non-commercial use and distribution in any medium is permitted, provided the author and the journal are properly credited FOCUS AND SCOPE ...