Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Dependency Ratio Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Mimika. Penelitian ini metode penelitian asosiatif berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari badan pusat statistik (BPS) Kabupaten Mimika. Pendekatan analisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan Eviws 14. Hasil analisis menunjukkan bahwa IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, yang berarti semakin tinggi IPM maka tingkat kemiskinan cenderung menurun. Sementara itu, Dependency Ratio berpengaruh tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan, sehingga variabel tersebut tidak memiliki pengaruh nyata secara statistik. Secara simultan, IPM dan Dependency Ratio berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Mimika, ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan daya beli merupakan faktor penting dalam upaya pengurangan kemiskinan. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu menjadikan indikator pembangunan manusia dan aspek demografi sebagai dasar pertimbangan dalam perumusan kebijakan pengentasan kemiskinan.
Copyrights © 2026