LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Vol. 6 No. 4 (2026)

LEBIH DARI SEKADAR MENGHAFAL: IMPLEMENTASI SELF-REGULATED LEARNING DALAM PEMBENTUKAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING SISWA TAHFIDZ

Rohmatul Ummah (Universitas Islam Majapahit)
Hajar Nurma Wachidah (Universitas Islam Majapahit)
Saifuddin Saifuddin (Universitas Islam Majapahit)



Article Info

Publish Date
28 Sep 2026

Abstract

ABSTRACT The Al-Qur'an tahfidz program is not only oriented toward achieving memorization targets but also has the potential to develop self-regulation skills that support the development of students' problem-solving abilities. This study aims to analyze the implementation of self-regulated learning in the Al-Qur'an tahfidz program and its impact on the development of students' problem-solving abilities at SMP Al-Qur'an An-Nawawiy. This study employed a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through interviews, observations, documentation, and open-ended questionnaires involving the principal, tahfidz coordinator, tahfidz teachers, and students, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña through the stages of data condensation, data display, and conclusion drawing. The results show that the implementation of self-regulated learning is carried out through a structured tahfidz program, guidance on memorization targets, the application of learning strategies, as well as continuous monitoring and evaluation. This process develops students' abilities to plan, control, and reflect on their learning processes. The implementation of self-regulated learning also contributes to the development of problem-solving abilities, as demonstrated by students' abilities to identify and analyze the causes of difficulties, manage emotions when facing obstacles, select appropriate problem-solving strategies, and evaluate and improve learning strategies based on experience. Thus, the Al-Qur'an tahfidz program not only serves as a means of achieving memorization targets but also as a medium for developing independent, reflective, and adaptive learning characteristics in facing various learning challenges. ABSTRAK Program tahfidz Al-Qur'an tidak hanya berorientasi pada pencapaian target hafalan, tetapi juga berpotensi membentuk kemampuan regulasi diri yang mendukung berkembangnya kemampuan problem solving siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi self-regulated learning dalam program tahfidz Al-Qur'an serta dampaknya terhadap pembentukan kemampuan problem solving siswa di SMP Al-Qur'an An-Nawawiy. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket terbuka yang melibatkan kepala sekolah, koordinator tahfidz, guru tahfidz, serta siswa, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi self-regulated learning berlangsung melalui pelaksanaan program tahfidz yang terstruktur, pembimbingan target hafalan, penerapan strategi belajar, serta monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan. Proses tersebut membentuk kemampuan siswa dalam merencanakan, mengendalikan, dan merefleksikan proses belajarnya. Implementasi self-regulated learning juga berdampak pada berkembangnya kemampuan problem solving yang ditunjukkan melalui kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis penyebab kesulitan, mengelola emosi ketika menghadapi hambatan, memilih strategi penyelesaian yang sesuai, serta mengevaluasi dan memperbaiki strategi belajar berdasarkan pengalaman. Dengan demikian, program tahfidz Al-Qur'an tidak hanya berfungsi sebagai sarana mencapai target hafalan, tetapi juga menjadi media pengembangan karakter belajar yang mandiri, reflektif, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan belajar.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

learning

Publisher

Subject

Education

Description

LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan ...