Perkembangan digital human technology telah menjadi salah satu arus riset yang tumbuh pesat pada persimpangan ilmu komputer, interaksi manusia-komputer, dan ergonomi terapan, namun peta struktur pengetahuannya belum banyak dipetakan secara sistematis melalui pendekatan bibliometrik. Penelitian ini bertujuan memetakan struktur intelektual, sosial, dan konseptual dari 698 artikel jurnal terindeks Scopus periode 2021–2025 yang diperoleh melalui penerapan boolean search pada istilah digital human, virtual human, dan padanannya yang dikombinasikan dengan istilah teknologi. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak Bibliometrix dan Biblioshiny meliputi analisis tren produksi ilmiah tahunan, hukum Bradford untuk identifikasi sumber inti, hukum Lotka untuk produktivitas penulis, analisis kolaborasi negara, co-occurrence kata kunci, thematic mapping, dan analisis siklus hidup topik. Hasil audit menunjukkan produksi ilmiah meningkat dari 95 artikel pada 2021 menjadi 211 artikel pada 2025, dengan Tiongkok dan Amerika Serikat sebagai dua negara paling produktif dan paling banyak berkolaborasi lintas batas. Sebanyak 32 jurnal inti menurut hukum Bradford mendominasi distribusi publikasi, dipimpin oleh IEEE Transactions on Visualization and Computer Graphics dan ACM Transactions on Graphics. Analisis tematik mengidentifikasi virtual reality dan virtual humans sebagai tema motor sekaligus basis (motor/basic themes) yang menghubungkan klaster teknis rekonstruksi grafis komputer dengan klaster aplikatif ergonomi dan pemodelan tubuh manusia digital. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa peta struktur pengetahuan digital human technology yang dapat menjadi rujukan bagi penentuan agenda riset lanjutan, sekaligus mengidentifikasi keterbatasan cakupan boolean search yang berpotensi menyertakan dokumen dengan relevansi tematik yang lebih longgar.
Copyrights © 2025