enelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dakwah melalui YouTube pada majelis taklim di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara tematik dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YouTube memperluas akses dakwah, mendukung keterlibatan jamaah secara hibrida, dan memudahkan akses ulang materi. Efektivitasnya dipengaruhi kualitas pesan, kredibilitas penceramah, pengelolaan kanal, interaksi, kemampuan teknis, dan literasi digital. Efektivitas dakwah tidak hanya diukur dari jumlah tayangan, tetapi juga pemahaman, perubahan sikap, praktik keagamaan, dan keberlanjutan partisipasi jamaah.
Copyrights © 2026