Kelompok Tani Sidomulyo di Pekon Mataram, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, beranggotakan 38 orang yang mengelola pertanian dan peternakan sapi skala rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan teknologi biogas kotoran sapi sebagai sumber energi terbarukan, meningkatkan kapasitas operator kelompok, serta mengoptimalkan pemanfaatan bioslurry untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test, lembar observasi keterampilan, serta logbook operasional. Hasil menunjukkan satu unit digester fixed dome berkapasitas 10–12 m³ beroperasi dengan pengumpanan 70 kg kotoran sapi per hari, menghasilkan biogas rata-rata 2,0 m³ per hari dan bioslurry 50 liter per hari. Pengetahuan peserta meningkat 58,6%, seluruh operator inti kompeten, penggunaan LPG berkurang 30%, dan bioslurry dimanfaatkan pada lahan 1 ha dengan penurunan penggunaan pupuk kimia 25%. Program menunjukkan kontribusi dalam pengelolaan limbah ternak, peningkatan kemandirian energi rumah tangga, dan penguatan sistem pertanian terpadu berbasis ekonomi sirkular
Copyrights © 2026