Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PERENCANAAN PEMUTAR DONGKRAK ULIR BERKAPASITAS 1 TON Farizal, Farizal; Wahyudi, Retno
TEKNIKA SAINS Vol 4, No 1 (2019): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v4i1.632

Abstract

Dalam kehidupan sehari – hari kegunaan dongkrak sangat penting, terutama saat berkendara, khususnya pada mobil. Dongkrak adalah sebagai alat bantu untuk mengangkat beban kendaraan saat mengalami masalah baik di jalan maupun di bengkel atau rumah. Tetapi dalam menggunakannya, dongkrak masi sedikit sulit, terutama  bagi  wanita,  karna  membutuhkan  tenaga  yang  besar  untuk  memutar pemutar dongkrak, khususnya pada dongkrak ulir . oleh sebab itu dalam tugas akhir ini akan dilakukan modifikasi terhadap meputar dongkrak ulir tersebut. Salah satu cara modifikasinya adalah dengan memberikan roda gigi atau gear box pada pemutar dongkrak, sehingga dapat memudahkan pengguna dalam menggunakan dongkrak dan memutar dongkrak tidak memerlukan tenaga yang tidak terlalu besar, sehingga bisa juga di gunakan oleh pengguna selain laki – laki. Setelah dilakukan modifikasi, maka dilakukan pengujian dari hasil modifikasi tersebut, apakah sesuai dengan yang di inginkan oleh penulis. Dengan memberikan roda gigi pada pemutar dongkrak ulir, maka tenaga untuk memutar tidak terlalu besar,tetapi memang membutuhkan waktu yang lebih sedikit lama di bandingkan dengan sebelum dimodifikasi, yaitu pemutar dongkrak tanpa adanya roda gigi.
Karakteristik Bahan Bakar Padat Produk Torefaksi Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit Menggunakan Reaktor Torefaksi Kontinu Tipe Tubular Retno Wahyudi; Amrul Amrul; Muhammad Irsyad
invotek Vol 20 No 2 (2020): INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/invotek.v20i2.706

Abstract

Cadangan minyak bumi semakin menipis, hal ini disebabkan meningkatnya ekonomi dan pertumbuhan penduduk sejalan dengan menigkatnya komsumsi energi. Selain itu juga disebabkan oleh meningkatnya jumlah kendaraan transportasi. Ketergantungan energi listrik dengan bahan bakar fosil, khususnya batubara di provinsi Lampung, dinilai masih cukup besar. Batubara sendiri diperkirakan dapat bertahan hingga 70 tahun mendatang, sementara cadangan batubara global diperkirakan akan habis sekitar 109 tahun kedepan dengan demikian diupayakan lebih intensif ke arah diversifikasi energi untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, dan biomassa yang paling banyak dan berpotensi di Indonesia adalah kelapa sawit. Pada penelitian ini, kegiatan eksperimen melakukan pengujian produk limbah tandan kosong kelapa sawit yang dihasilkan oleh reaktor torefaksi kontinu tipe tubular menggunakan sistem pemanas oil jacket sebagai media torefaksi. Pengujian proksimat menunjukan bahwa semakin tinggi kandungan fixed carbon akan meningkatkan nilai kalor dari produk padatan hasil torefaksi, semakin meningkatnya temperatur pada proses torefaksi maka produk tandan kosong kelapa sawit semakin mempunyai emisi dan mempunyai sifat hydrophobic yang baik, nilai kalor produk padatan hasil torefaksi tandan kosong kelapa sawit berkisar antara 16357.23 – 21083.98 kJ, setara dengan batubara subbituminous C yang memiliki nilai kalor sebesar 19300 – 2100 kJ.
Pemanfaatan Bioetanol Limbah Kelapa Muda dan Pengaruhnya Terhadap Emisi Sepeda Motor Empat Langkah Injeksi Sugiartono Sugiartono; Wagino Wagino; Darul Afdal; Retno Wahyudi
AEEJ : Journal of Automotive Engineering and Vocational Education Vol 1 No 1 (2020): AEEJ : Journal of Automotive Engineering and Vocational Education
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/aeej.v1i1.1

Abstract

This article discusses the use of Pertamax fuel and young coconut bioethanol with mixed variations (BE5, BE10, BE15, BE20) on injection step motorcycle exhaust emissions. The methodology used in this study is the post test only design control, one of the research in qualitative research. The research data is primary data, obtained directly on the gas analyzer during the trial. All data is then collected, looking for average test results, described and closed with a different test (t test). Based on the data obtained at the time of testing there was a decrease in CO and HC gas levels with each additional amount of young coconut ethanol in Pertamax fuel. The results of the difference analysis test (t test) are not significant, t arithmetic <t table which means accepted and rejected. Can reduce the use of young coconut bioethanol mixture has variations in CO and HC emission reduction, but the reduction rate is not significant Artikel ini bertujuan untuk membahas pengaruh penggunaan bahan bakar pertamax dan bioetanol kelapa muda dengan variasi campuran (BE5, BE10, BE15, BE20) terhadap emisi gas buang sepeda motor empat langkah injeksi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah post test only control desain, salah sau pendekatan riset dalam penelitian kualitatif. Data penelitian merupakan data primer, didapatkan secara langsung pada alat gas analizer pada saat uji emisi. Seluruh data kemudian dihimpun, di cari rata-rata hasil pengujian, di deskripsikan serta ditutup dengan uji beda (uji t). Berdasarkan data yang didapatkan pada saat pengujian terjadi penurunan kadar gas CO dan HC pada setiap peningkatan jumlah campuran bioetanol kelapa muda pada bahan bakar pertamax. Hasil dari analisis uji beda (t test) pengaruh penambahan campuran tidak signifikan, t hitung < t tabel yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Dapat disimpulkan penggunaan campuran bioetanol kelapa muda memiliki pengaruh penurunan kadar emisi gas CO dan HC, tetapi angka penurunan tidak signifikan.
Effect of Temperature Changes on Corrosion Rate in Motorcycle Exhausts Ade Afriadi AR; Remon lapisa; Retno Wahyudi
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 3 No 2 (2021): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.141 KB) | DOI: 10.46574/motivection.v3i2.86

Abstract

This study aims to determine the effect of temperature changes on the corrosion rate of motorbike exhaust. In this experimental study, the test specimens were given heat treatment by burning directly using solder gas, then immersed directly into a container containing plain water and salt water. After being given the treatment, an evaluation was held to see how much influence it had. On the 12th day of testing, all specimens experienced a decrease in weight, with details in specimen A experiencing a weight loss of 0.5 grams from the initial weight of 32 grams, with a corrosion rate of 0.064942241mm / year. Specimen B experienced a weight loss of 0.31 grams from the initial weight of 32 grams and the corrosion rate in specimen B was 0.402641894 mm / year. In specimen C, it experienced a weight reduction of 0.46 grams from the initial weight of 32 grams with a corrosion rate of 0.59746862mm / year. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh perubahan temperatur terhadap laju korosi pada knalpot sepda motor. Pada penelitian eksperimen ini spesimen uji diberi perlakuan panas dengan dibakar langsung menggunakan solder gas, kemudian dicelupkan langsung kedalam wadah yang berisi air biasa dan air garam. Setelah diberi perlakuan (treatment), diadakan evaluasi untuk melihat seberapa besar pengaruhnya. Pada hari ke 12 pengujian seluruh spesimen mengalami penurunan berat, dengan rincian pada specimen A mengalami penurunan berat sebesar 0,5gram dari berat awal 32gram, dengan laju korosi 0,064942241mm/tahun. Spesimen B mengalami penurunan berat sebesar 0,31gram dari berat awal 32 gram dan laju korosi pada spesimen B 0,402641894 mm/tahun. Pada sepesimen C mengalami pengurangan berat sebesar 0,46 gram dari berat awal 32 gram dengan laju korosi 0,59746862mm/tahun.
PENDAMPINGAN UMKM KAHUT SIGERBORI DALAM MENINGKATKAN PEMASARANNYA SECARA GLOBAL Suryani, Nelly; Surya Prasetya Trihatmaja; Desmala Sari; Tina Nurzachra; Alexander Sembiring; Retno Wahyudi
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v7i10.5268

Abstract

Abstrak Untuk meningkatkan diversifikasi produk olahan dan nilai ekonomis Dedaunan segar dapat dilakukan dengan memberikan pengetahuan tambahan kepada masyarakat, ibu-ibu Rumah Tangga, dan usaha kecil menengah yang terkait tentang teknologi pengolahan dedaunan menjadi produk Ecoprint, produk yang dihasilkan Kahut Sigerbori seperti Souvenir, tas, Baju, Jilbab, Syal dan lain sebagainya. Sasaran dari kegiatan ini adalah owner produk Ecoprint Kahut Sigerbori beserta karyawannya dan masyarakat, tujuan dari kegiatan ini yaitu meningkatkan jumlah pemasaran Kahut Sigerbori secara global, metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Wawancara Owner Produk Ecoprint Kahut Sigerbori, observasi pembuatan produk Ecoprint, simpulan dari kegiatan ini adalah Kahut Sigerbori saat ini sudah berhasil menembus pasar internasional yakni ke negara Belanda, namun karena jumlahnya masih terbatas, sehingga diperlukan peningkatan untuk masa yang akan datang. Kata Kunci: Pendampingan UMKM, Kahut Sigerbori, Pemasaran Global.
PENGUJIAN PROGRAM PREDIKSI KECEPATAN POROS ROTOR BERTINGKAT SECARA EKSPERIMENTAL Sembiring, Alexander; Lubis, Asnawi; Wahyudi, Retno
AUSTENIT Vol. 16 No. 2 (2024): AUSTENIT: October 2024
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/austenit.v16i2.8513

Abstract

In the process of designing a rotor shaft system, there are aspects that need to be considered to produce a well-functioning rotor shaft system when it starts operating. Failures that occur in rotor shaft systems are generally caused by excessive vibrations in the system. This can be avoided by detecting the system's natural frequencies early on, as predicting its natural frequencies can also predict its critical rotational speeds. The critical rotational speeds of the system can be determined by solving its equations of motion using various methods. In this study, the equations of motion of the system were solved using the finite element method, where local matrix equations were determined according to the equations and then global matrix equations were obtained and solved using a direct method, employing the eigenvalues and eigenvectors of the system. A program was designed to predict the critical rotational speeds of the system. The program was implemented using the MATLAB programming language. The results of the program, when compared with laboratory test results, showed a difference of 1.23%-3.69%.
Design of Hole Digging Machine for Papaya Planting Preparation Sembiring, Alexander; Wahyudi, Retno
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 6 No 2 (2024): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/motivection.v6i2.330

Abstract

The agricultural production process heavily relies on land preparation, which significantly impacts the outcomes. Optimal land preparation is the initial step towards achieving maximum yields. Digging planting holes provides suitable growth spaces, eliminates weeds, and improves soil physical properties. Currently, hole digging processes are predominantly done manually (using hoes, manual augers), which are inefficient, time-consuming, and result in uneven holes. Through this research, a machine was designed to swiftly and uniformly dig planting holes to support pepaya growth. The machine utilizes a Honda GX-120 gasoline engine with a maximum power of 2.6 kW at 3,600 rpm to drive a gearbox connected to a soil drilling shaft made of 1.25-inch-thick iron pipe with a 3.2 mm thickness and equipped with 4 mm thick iron screw blades. These machine components are integrated into a mainframe with wheels for ease of movement during the hole digging process. Proses produksi pertanian sangat bergantung pada persiapan lahan, yang akan mempengaruhi hasil yang didapatkan. Persiapan lahan yang optimal merupakan langkah awal untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Pembuatan lubang tanam dapat menyediakan tempat tumbuh yang sesuai untuk pertumbuhan, membasmi tumbuh-tumbuhan penggangu, dan memperbaiki sifat-sifat fisik tanah. Saat ini proses pelubangan tanam masih banyak dilakukan secara tradisional (menggunakan cangkul, ulir manual) yang tidak terlalu efektif dan membuuthkan waktu yang lama untuk melakukan proses pelubangan tanam, dan menghasilkan lubang tanam yang tidak seragam. Melalui peneilitian ini dirancang sebuah mesin yang dapat membuat lubang tanam secara cepat, dan seragam yang akan mendukung proses pertumbuhan pepaya. Hasil yang dirancang menggunakan mesin penggerak motor bensin Honda GX-120 dengan daya maksimal 2,6 kW pada putaran 3.600 rpm untuk menggerakkan gearbox yang terhubung dengan poros pengebor tanah dari pipa besi berukuran 1,25 inch dengan ketebalan 3,2 mm dan terdapat daun screw besi dengan ketebalan 4 mm. Elemen-elemen mesin ini disatukan dalam sebuah rangka utama yang terdapat roda, sehingga dapat mempermudah pergerakan mesin ini dalam proses pelubangan tanam.
Designing of Machine to Make Sectional Flight Screw Wahyudi, Retno; Sembiring, Alexander
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 6 No 2 (2024): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/motivection.v6i2.331

Abstract

An Auger resembles a large Screw, but its blades are designed to lift and move material, rather than fasten it like a Screw. The primary function of an Auger is to bore holes by rotating and using its blades to cut and extract material, thus clearing the hole. Manual leaf processing remains a common practice in many areas, which is time-consuming and labor-intensive, often resulting in inconsistent product quality. This process is inefficient and incurs high operational costs, reducing profits for farmers and small industries. This research aims to design and develop a leaf-making machine with a sectional Flight Screw type. The methodology includes literature review, prototype design and development, performance testing, and data analysis. The machine has dimensions of 63 x 21.5 x 57.5 cm, using materials such as 4x4 cm angle iron, 5 mm thick IWF iron, and 15 mm thick plate iron. The semi-mechanical Screw leaf-making machine has a maximum pitch length of 165 mm, a maximum Screw diameter of 360 mm, a maximum thickness of 10 mm, and a maximum torque of 3.5 kg.m, producing high uniformity among the Screw leaves made by the semi-mechanical Auger machine. Auger menyerupai sekrup besar, namun bilahnya dirancang untuk mengangkat dan memindahkan material, bukan mengencangkan. Fungsi utama Auger adalah mengebor lubang dengan memutar dan menarik material keluar. Pengolahan daun secara manual masih umum di banyak daerah, memakan waktu dan tenaga serta menghasilkan produk berkualitas tidak konsisten. Proses ini tidak efisien dan memerlukan biaya operasional tinggi, mengurangi keuntungan petani dan industri kecil. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan mesin pembuat daun tipe Screw sectional Flight. Metodologi mencakup studi literatur, desain dan pengembangan prototipe, pengujian kinerja, serta analisis data. Mesin memiliki dimensi 63 x 21,5 x 57,5 cm, dengan bahan besi siku 4x4 cm, besi iwf tebal 5 mm, dan besi plat tebal 15 mm. Mesin semi mekanis ini memiliki kapasitas maksimal panjang pitch 165 mm, diameter daun Screw 360 mm, tebal 10 mm, torsi 3,5 kg.m, dan menghasilkan keseragaman tinggi.
Optimizing MATLAB Applications to Advance Automotive System Development Ibrahim, Fauzi; Hadi, Agung Efriyo; Marjuni, Teuku; Apriyanto, Agus; Putri, Novia Utami; Wahyudi, Retno; Sembiring, Alexander; Murti, Adam Wisnu
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v9i2.21385

Abstract

The automotive industry continues to evolve with the integration of sophisticated computational tools to optimize design, analysis, and control systems. MATLAB, known for its powerful numerical and simulation capabilities, has emerged as a key tool in achieving efficiency, accuracy, and automation across automotive engineering processes. This study explores the strategic utilization of MATLAB in areas such as engine modeling, vehicle dynamics simulation, embedded system development, and control system design. The research employs a qualitative method supported by case studies from various industrial applications, highlighting how MATLAB toolboxes like Simulink, Stateflow, and Simscape contribute to reducing development time and improving system performance. Results show that optimized MATLAB use not only accelerates prototyping and testing phases but also enhances precision in control strategies, especially for electric and autonomous vehicles. This paper concludes by emphasizing the growing importance of MATLAB proficiency among automotive engineers and its role in driving digital transformation in the industry. 
Analysis of Thermal Efficiency of the Honda GK5 Engine Fueled with Young Coconut Waste Bioethanol Using a Thermodynamic Approach Wahyudi, Retno; Ibrahim, Fauzi; Sembiring, Alexander; Apriyanto, Agus; Murti, Adam Wisnu; Putri, Novia Utami
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 7, No 1 (2025): August
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v7i1.214

Abstract

The global energy crisis and increasing awareness of the negative environmental impacts of fossil fuels have driven the development of sustainable alternative energy sources. One promising renewable fuel is bioethanol, especially when produced from agricultural waste such as young coconut waste. This study aims to evaluate the effect of using bioethanol derived from young coconut waste on the thermal efficiency of the Honda GK5 engine through thermodynamic analysis based on the Otto cycle model and verification using experimental data. The research method includes laboratory testing of the Honda GK5 engine with variations in fuel mixtures: E0, E10, E20, and E30. The test results show a significant increase in thermal efficiency up to the E20 mixture, with an experimental efficiency of 31.8% and a theoretical efficiency of 32.0%. This improvement is attributed to the high octane number of bioethanol, which supports more complete combustion. However, at the E30 mixture, a decrease in efficiency is observed due to the lower heating value of bioethanol. The Otto cycle model successfully represents the trend of thermal efficiency with an average deviation of 1–1.5% compared to experimental results. Therefore, bioethanol from young coconut waste proves not only to be environmentally friendly but also capable of enhancing engine energy performance optimally without requiring significant modifications.