Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kemampuan resiliensi dengan gejala emosional parental burnout pada ibu di TK Idola Pertiwi Kabupaten Kampar. Permasalahan pada penelitian ini adalah kondisi ibu yang kewalahan dalam mengatur waktu antara pekerjaan, tanggung jawab rumah tangga dan pengasuhan anak, kondisi ibu yang lelah dalam mengasuh anak yang memiliki jarak usia dekat, ibu terkadang merasa menjadi orang tua yang gagal dalam tugas pengasuhan, kurangnya interaksi yang berkualitas dengan anak dan perasaan lebih tenang saat berada jauh dari anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi. Subjek penelitian berjumlah 57 orang ibu dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui lembar kuesioner dalam bentuk skala likert. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tingkat resiliensi ibu berada dalam kategori sedang dengan nilai persentase 63,44% dan tingkat parental burnout ibu berada dalam ketegori rendah dengan nilai persentase 44,12%. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang diperoleh terdapat hubungan negatif yang signifikan antara resiliensi dengan parental burnout ibu di TK Idola Pertiwi Kabupaten Kampar. Hal ini dapat diketahui dari nilai koefisien korelasi sebesar
Copyrights © 2026