Dominasi metode konvensional yang berpusat pada guru yang lebih menekankan pada keterampilan individu menyebabkan rendahnya tingkat kerjasama siswa pada pembelajaran sepkabola. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui apakah pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap kerjasama siswa kelas VII dalam pembelajaran sepakbola di SMPN 1 Telukjambe Timur. Pendekatan eksperimen (pre-ekperimental) one group pretest posttest design dipilih dalam penelitian ini dengan menggunakan pemilihan purposive-sampling untuk sampel penelitian mendapat jumlah 43 siswa kelas VII. Instrumen pengumpulan data berupa angket kerjasama tertutup yang terdiri dari 40 butir pernyataan valid dan reliabel. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan terjadinya lonjakan nilai rata-rata (mean) skor kerjasama siswa sebesar 34,20 poin, dari nilai pretest sebesar 105,47 dan posttest meningkat menjadi 139,67. Hasil uji hipotesis (paired sample T-test) memperoleh Sig.(2-tailed) < 0,001, karena tidak lebih dari 0,05. Maka H0 ditolak dan H1 diterima. Peningkatan diperkuat oleh uji Normalized Gain (N-Gain) yang menunjukkan koefisien sebesar 0,6506 (kategori sedang) dengan persentase efektivitas sebesar 65,06% (kategori cukup efektif), dengan hasil tersebut bisa ditarik kesimpulan model pembelajaran kooperatif berpengaruh positif dalam meningkatkan kerjasama siswa kelas VII pada pembelajaran sepakbola di SMPN 1 Telukjambe Timur.
Copyrights © 2026