Pengembangan nilai agama dan moral pada anak usia dini penting dilakukan sejak awal karena menjadi dasar pembentukan karakter dan perilaku anak. Salah satu upaya yang dapat diterapkan adalah melalui model pembelajaran Sentra IMTAQ yang mengembangkan nilai agama dan moral melalui bermain, pembiasaan, keteladanan, dan praktik langsung. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Sentra IMTAQ dalam mengembangkan nilai agama dan moral anak usia 5–6 tahun di TK An-Nahl Percikan Iman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 22 orang, terdiri atas 3 informan, yaitu kepala sekolah, guru kelas Sentra IMTAQ, dan guru pendamping, serta 19 anak usia 5–6 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Penelitian dilaksanakan pada 7–21 Agustus 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Sentra IMTAQ dilaksanakan secara sistematis melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Nilai agama dan moral dikembangkan melalui doa, wudu, salat, hafalan surah dan hadis, huruf hijaiah, bercerita, keteladanan, serta pembiasaan sikap sopan, jujur, bertanggung jawab, peduli, toleransi, dan menjaga kebersihan. Evaluasi dilakukan melalui observasi, jurnal harian, catatan anekdot, portofolio, dan dokumentasi. Secara umum, pembelajaran Sentra IMTAQ mendukung perkembangan nilai agama dan moral anak, meskipun beberapa anak masih memerlukan bimbingan dan pengingat.
Copyrights © 2026