Penelitian ini mengkaji toponimi nama jalan berunsur sayur-mayur di kawasan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan dengan menggunakan pendekatan Antropolinguistik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keunikan sistem penamaan jalan yang secara konsisten menggunakan nama-nama sayuran, seperti Jalan Bayam, Jalan Kubis, Jalan Selada, dan Jalan Kentang. Penelitian bertujuan mendokumentasikan nama-nama jalan tersebut, mendeskripsikan latar belakang penamaannya, serta mengungkap fungsi sosial dan makna budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penamaan jalan berunsur sayur-mayur di Pondok Cabe Ilir bukan merupakan penamaan yang bersifat arbitrer, melainkan hasil kebijakan administratif Pemerintah Kabupaten Tangerang sebelum terbentuknya Kota Tangerang Selatan. Sistem penamaan berbasis tema ini bertujuan memudahkan identifikasi dan pemetaan wilayah serta memperkuat identitas lokal masyarakat. Kajian ini menunjukkan bahwa nama jalan tidak hanya berfungsi sebagai penanda geografis, tetapi juga merepresentasikan memori kolektif dan identitas budaya suatu komunitas.
Copyrights © 2026